Satgas BLBI mengumumkan penyitaan tiga aset di Kawasan Bogor Raya Golf, Sukaraja, Bogor, Jawa Barat yang diduga terkait dengan pemilik Bank Aspac, Harjono bersaudara selaku obligor BLBI.

Bongkah.id – Pemilik PT Bank Asia Pasific (Aspac) menyebut Satuan Tugas Penanganan Hak Tagih Negara Dana Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (Satgas BLBI) keliru menyita Lapangan Golf Bogor Raya, Hotel Ibis Style dan Novotel. Sebab, ketiga aset tersebut tidak terkait dengan Setiawan Harjono dan Hendrawan Harjono selaku obligor.

Tiga aset yang berlokasi di Kawasan Bogor Raya Golf, Sukaraja, Bogor, Jawa Barat adalah milik PT Bogor Raya Development (BRD). Satgas BLBI melakukan penyitaaan karena menduga Harjono bersaudara pemilik PT Bank Aspac yang menguasai lahan seluas 89,01 hektar tersebut.

ads

Kuasa ahukum keluarga Harjono, Didi Supriyanto menyebut, Satgas BLBLI tidak bisa membedakan aset milik obligor dengan kepemilikan pihak lain yang tidak terkait. Apalagi, sejak awal kliennya selalu kooperatif dengan Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN).

“Tidak ada hubungan sama sekali antara Aspac maupun pribadi mereka dengan BRD. BRD bukan obligor BLBI apalagi termasuk jaminan dalam rangka pemenuhan kewajiban kepada pemerintah,”ungkap Didi Supriyanto.

Didi menjelaskan, Harjono bersaudara siap membayar jumlah kewajiban (utang) pemegang saham PT Bank Aspac sebesar Rp 1,2 triliun. Utang tersebut dipinjam pada 27 Februari 2004.

“Baik Setiawan dan Hendrawan akan tetap memegang janjinya untuk membayar kewajiban Bank Aspac asalkan nilainya mempunyai perhitungan yang jelas, transparan serta akuntabel. Jangan lupakan juga aset-aset milik Bank Aspac yang disita dan telah dialihkan Pemerintah dengan melanggar prinsip good governance tanpa pijakan nilai lelang yang jelas,” tandasnya.

Didi berujar, penyitaan aset BRD adalah langkah membabi buta yang menyamaratakan antara obligor yang bertanggungjawab dengan obligor yang mengemplang utang. Oleh karena itu, menurut dia, kerugian akibat penyitaan aset BRD yang dilakukan Satgas BLBI bukan menjadi tanggungjawab Harjono bersaudara.

Sebelumnya Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menkopolkam) Mahfud MD bersama Kepala Bareskrim Mabes Polri Komjen Pol Agus Andrianto dan Kepala Satgas BLBI Rionald Silaban menghadiri acara sita aset BRD yang dikemas dengan mewah dan kolosal di pelataran Bogor Raya Golf.

Seperti menjadi panggung pembuktian keberhasilan Satgas BLBI, acara pemasangan papan penyitaan dilakukan dengan seremoni tidak urung mengundang keprihatinan dari 1000 karyawan Bogor Raya Golf. Mereka merasa nasibnya terkatung-katung tidak pasti. (bid)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini