bongkah.id – Pengibaran Bendera Merah Putih di Istana Negara setiap 17 Agustus selalu menjadi salah satu momen paling dinantikan dalam peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia.
Di balik prosesi yang berlangsung khidmat itu, terdapat puluhan pelajar terbaik dari seluruh Indonesia yang telah melewati seleksi ketat dan berbulan-bulan menjalani latihan disiplin sebagai anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka).
Menjadi anggota Paskibraka Nasional bukan sekadar kehormatan. Para pelajar yang dipercaya mengemban tugas tersebut juga memperoleh penghargaan dari pemerintah berupa honorarium selama mengikuti pemusatan pendidikan dan pelatihan, serta bonus sebagai bentuk apresiasi atas pengabdian mereka.
Paskibraka merupakan pasukan yang bertugas mengibarkan dan menurunkan Duplikat Bendera Pusaka pada upacara peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia.
Anggotanya dipilih melalui proses seleksi berjenjang, mulai dari tingkat kabupaten/kota, provinsi, hingga nasional. Hanya peserta terbaik dari 38 provinsi yang berhak bertugas di Istana Negara.
Selain kemampuan fisik, calon anggota juga harus memenuhi syarat kedisiplinan, kepemimpinan, wawasan kebangsaan, serta kemampuan bekerja dalam tim.
Selama mengikuti pemusatan latihan, mereka menjalani pendidikan intensif untuk mempersiapkan diri menghadapi prosesi kenegaraan yang disaksikan jutaan masyarakat Indonesia.
Mengacu pada kebijakan yang pernah diterapkan pemerintah, anggota Paskibraka Nasional pada tahun 2021 menerima bonus sebesar Rp10 juta. Selain itu, setiap anggota juga memperoleh honorarium sekitar Rp1,5 juta per bulan selama mengikuti pemusatan pendidikan dan pelatihan.
Namun hingga saat ini, belum terdapat informasi resmi mengenai besaran honor maupun bonus yang diterima anggota Paskibraka Nasional tahun 2026.
Nilai tersebut dapat berubah setiap tahun sesuai kebijakan pemerintah dan alokasi anggaran yang ditetapkan.
Di luar penghargaan dari pemerintah, para anggota Paskibraka Nasional juga kerap memperoleh apresiasi dari berbagai pihak.
Salah satu contohnya terjadi pada 2022 ketika PT Pegadaian memberikan beasiswa dalam bentuk tabungan emas kepada Tim Paskibraka Nasional dengan total nilai mencapai Rp248 juta sebagai bentuk dukungan terhadap prestasi generasi muda.
Sementara itu, anggota Paskibraka yang bertugas di tingkat kabupaten maupun kota juga memperoleh honorarium sesuai kebijakan pemerintah daerah masing-masing. Besarannya bervariasi, namun secara umum berkisar antara Rp500 ribu hingga Rp1,5 juta untuk setiap anggota.
Meski demikian, bagi sebagian besar anggota Paskibraka, nilai terbesar dari pengalaman tersebut bukan terletak pada besaran honor yang diterima. Kesempatan mengibarkan Sang Saka Merah Putih dalam upacara peringatan kemerdekaan menjadi pengalaman yang membentuk karakter, menanamkan jiwa kepemimpinan, disiplin, tanggung jawab, dan semangat nasionalisme yang akan terus melekat hingga masa depan.
Karena itulah, setiap tahun ribuan pelajar dari seluruh Indonesia rela mengikuti proses seleksi yang panjang demi satu kesempatan mengenakan seragam putih kebanggaan dan menjadi bagian dari sejarah peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia.




























