
bongkah.id – Pembangunan Jembatan Perintis Garuda/Armco di Dusun Gampang, Desa Sumbertebu, Kecamatan Bangsal, Kabupaten Mojokerto terus dikebut. Memasuki hari ke-15 pengerjaan, progres pembangunan menunjukkan perkembangan positif dengan sejumlah tahapan utama telah berhasil diselesaikan.
Jembatan yang dibangun melalui kolaborasi TNI, tenaga teknis, dan masyarakat tersebut menjadi salah satu proyek strategis untuk meningkatkan konektivitas antarwilayah serta mendukung aktivitas ekonomi warga di kawasan pedesaan.
Berdasarkan data lapangan per Rabu (17/6/2026), pekerjaan pembersihan area proyek, penggalian pondasi, hingga pembongkaran jembatan lama telah mencapai 100 persen. Saat ini, tim pelaksana fokus mengerjakan pembesian lantai beton jembatan dan rambatan jalan yang progresnya telah mencapai sekitar 45 persen.
Sejak pagi, personel TNI bersama warga terlihat bergotong royong melakukan pemasangan tulangan besi pondasi, pengukuran konstruksi, penggalian titik pondasi, hingga menyiapkan struktur penyangga yang akan menjadi bagian penting dari pembangunan abutment jembatan.
Pasiter Kodim 0815/Mojokerto, Kapten Inf Budiyono, mengatakan tahapan yang sedang berlangsung merupakan fondasi utama yang menentukan kekuatan konstruksi jembatan sebelum memasuki proses pengecoran dan pemasangan Armco.
“Pekerjaan pembesian pondasi dan penyiapan konstruksi penyangga menjadi tahapan penting karena akan menjadi dasar kekuatan bangunan sebelum dilanjutkan ke proses berikutnya,” ujarnya.
Menurutnya, keterlibatan aktif masyarakat menjadi salah satu faktor yang membuat pekerjaan berjalan sesuai target. Semangat gotong royong yang terbangun antara warga dan personel TNI turut mempercepat penyelesaian proyek di lapangan.
Selain dukungan sumber daya manusia, kondisi cuaca yang relatif cerah dalam beberapa hari terakhir juga membantu kelancaran proses pembangunan.
Budiyono optimistis progres pembangunan akan terus meningkat sehingga jembatan tersebut dapat segera difungsikan untuk kepentingan masyarakat.
“Kerja sama antara TNI dan masyarakat berjalan sangat baik. Kami berharap pembangunan dapat selesai sesuai rencana sehingga manfaatnya segera dirasakan warga,” katanya.
Jembatan Perintis Garuda/Armco yang dibangun memiliki panjang 9,5 meter dan lebar 6 meter dengan kemampuan menahan beban hingga 30 ton. Infrastruktur ini diproyeksikan menjadi akses vital bagi sekitar 4.486 warga atau 1.694 kepala keluarga di Desa Sumbertebu dan sekitarnya.
Keberadaan jembatan baru tersebut diharapkan mampu memperlancar mobilitas masyarakat, mempercepat distribusi hasil pertanian, serta mendorong pertumbuhan ekonomi lokal yang selama ini bergantung pada kelancaran akses transportasi.



























