Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi sedang meninjau persiapan soft launching eks Hitech Mall yang ditarget 5 Juli 2026.

bongkah.id– Hi-Tech Mall yang sebelumnya dikenal sebagai pusat perdagangan elektronik itu kini disiapkan menjadi ruang baru bagi industri kreatif, UMKM, komunitas, hingga generasi muda melalui pengembangan yang dilakukan secara bertahap. Soft launching revitalisasi pada 5 Juli 2026.

Pada tahap pertama, area yang dibuka untuk publik meliputi basement dan lantai dasar. Kedua area tersebut akan diisi tenant food and beverage (F&B), pelaku usaha custom motor dan mobil, serta berbagai komunitas kreatif lokal yang diharapkan mampu menghidupkan kembali aktivitas ekonomi di kawasan tersebut.

ads

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menjelaskan, konsep revitalisasi tidak hanya berfokus pada aktivitas perdagangan, tetapi juga menciptakan ruang kolaborasi dan pengembangan kreativitas anak muda.

“Insyaallah pada 5 Juli kami lakukan soft launching. Yang dibuka lebih dulu adalah lantai basement dan lantai dasar dengan menghadirkan brand lokal Surabaya, tenant F&B, pelaku custom, serta industri kreatif,” ujar Eri Cahyadi, Wali Kota Surabaya, saat meninjau progres revitalisasi gedung, baru lalu.

Pemkot Surabaya ingin memperkenalkan wajah baru High Tech Mall dan menggerakkan aktivitas dari bawah terlebih dahulu.

Selain penataan area komersial, Pemkot juga membangun gedung pertemuan seluas sekitar 3.500 meter persegi yang ditargetkan selesai pada Agustus 2026. Fasilitas ini dirancang untuk mendukung berbagai kegiatan, mulai dari pameran, pertunjukan hingga resepsi pernikahan.

Ke depan, lantai tiga akan difungsikan sebagai ruang multifungsi yang mencakup hall, ruang pertunjukan bagi pelajar SD dan SMP, panggung seni anak usia dini (PAUD), hingga area bermain.

Sementara pengembangan lantai satu dan dua akan diarahkan untuk menarik investasi melalui fasilitas e-sport, simulator balap, ruang kolaborasi, serta pusat industri kreatif.

“Kami ingin kawasan ini benar-benar menjadi ruang bagi anak muda. Jika memiliki bakat di bidang e-sport maupun kreativitas lainnya, diharapkan dapat berkembang menjadi prestasi, bukan sekadar hobi,” kata Eri.

Sementara itu, Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman serta Pertanahan (DPRKPP) Surabaya, Iman Kristian, mengungkapkan bahwa progres penataan basement telah mencapai sekitar 90 persen. Pekerjaan yang tersisa hanya penyelesaian detail akhir dan pembersihan menjelang pembukaan.

Menurut Iman, basement akan menjadi pusat aktivitas industri kreatif, komunitas custom, serta ruang kegiatan anak-anak dan remaja.

Adapun lantai dasar tetap mempertahankan tenant komputer yang telah ada dan dilengkapi koridor industri kreatif di sisi utara.

“Pada tahap awal hanya basement dan lantai dasar yang dibuka untuk umum. Lantai lainnya akan menyusul secara bertahap hingga akhir tahun,” jelas Iman.

Hingga saat ini, 18 tenant F&B dipastikan bergabung, sementara sekitar 30 tenant industri kreatif telah mengisi seluruh ruang yang disediakan pada tahap awal.

Bagi pelaku usaha yang ingin bergabung, pendaftaran dan koordinasi dilakukan melalui Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Surabaya.

Untuk memeriahkan soft launching pada 5 Juli mendatang, Pemkot Surabaya juga menyiapkan berbagai hiburan, termasuk pertunjukan musik dan atraksi komunitas, sebagai penanda dimulainya babak baru eks Hi-Tech Mall menjadi pusat kreativitas dan ekonomi baru di Kota Pahlawan.

3

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini