Pemerintah Provinsi Jawa Timur membuka pendaftaran CPNS dan PPPK tahun 2021 sebanyak 13.496 formasi. (ilustrasi)

Bongkah.id – Pemerintah Provinsi Jawa Timur membuka rekrutmen calon pegawai negeri sipil (CPNS) dan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) tahun 2021. Ada 13.496 formasi yang tersedia untuk dilamar.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa yang menyampaikan langsung pembukaan rekrutmen CPNS dan PPPK tahun 2021 ini, Selasa (29/6/2021) malam. Ia mengimbau agar calon pelamar bersiap diri dan dokumen persyaratan yang dibutuhkan.

“Kesempatan mengikuti seleksi aparatur sipil negara (ASN), baik CPNS maupun PPPK terbuka untuk siapa saja selama memenuhi persyaratan,” ujar Khofifah dalam keterangan pers, Selasa malam.

Khofifah mengatakan, memanfaatkan kesempatan seleksi ini, waktu pendaftaran terbatas, dibuka mulai 30 Juni sampai 21 Juli 2021. Masyarakat bisa mendaftarkan diri secara online melalui kanal https://sscasn.bkn.go.id.

“Dalam seleksi ASN tahun ini, dibuka 701.590 formasi secara Nasional. Sedangkan khusus Pemprov Jatim mencapai 13.496 formasi,” tulis pernyataan pers gubernur.

Gubernur yang sedang menjalani isolasi mandiri setelah terkonfirmasi posotif COVID-19 kedua kalinya itu mengatakan, .pada formasi CPNS, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara-Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) menambah kuota untuk Pemprov Jatim. Jatah yang semula 1.390 menjadi 1.408 formasi.

“Sebanyak 1.365 formasi umum, kemudian 28 formasi disabilitas dan 15 formasi cumlaude,” kata Khofifah dalam rilisnya.

Pemprov juga membuka formasi untuk PPPK jabatan fungsional guru sebanyak 11.220 formasi, lalu untuk PPPK non-guru terbuka kesempatan sebanyak 868 formasi, atau berkurang dari penetapan kuota awal sebanyak 886 formasi.

Selain itu, Pemprov Jatim juga membuka untuk kualifikasi lulusan SMK sebanyak 127 formasi CPNS Serta 36 formasi untuk PPPK.

“Jadi tidak hanya lulusan sarjana, lulusan SMK juga memiliki peluang untuk menjadi bagian dari berbagai penguatan dalam birokrasi Pemprov Jatim,” tutur Khofifah.

Ia menjelaskan, tahun ini jabatan fungsional guru dibuka dengan sangat banyak formasi pada skema PPPK. Bertambahnya kursi jabatan untuk tenaga pendidik itu diharapkan menjadi jawaban dari pemenuhan dan pemerataan kebutuhan guru di Jatim.

Sebab, lanjut Khofifah, dari 11.220 formasi PPPK guru tersebut akan disalurkan pada 407 lembaga SMA, 298 lembaga SMK, serta 45 lembaga pendidikan khusus dan layanan khusus (PKLK).

“Kalau tahun-tahun sebelumnya diprioritaskan distribusi guru di daerah terpencil dan kepulauan, tapi saat ini pemerataan bisa dilakukan hingga ke sekolah-sekolah di perkotaan,” tutur mantan Menteri Sosial ini.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Jatim Nurkholis menambahkan serbuan pelamar diprediksi akan terjadi tahun ini karena jumlah formasi dibuka jauh lebih banyak dibandingkan tahun lalu. Termasuk, beberapa persyaratan cukup longgar, seperti dibukanya kualifikasi lulusan SMK dan tidak lagi dipersyaratkannya minimal akreditasi program studi maupun perguruan tinggi.

“Tapi, pelamar tetap diberi persyaratan nilai untuk IPK minimal tiga. Tahun lalu hanya 1.817 lowongan CPNS dan pelamarnya mencapai 60 ribu. Kalau tahun ini bisa jadi akan tembus 100 ribu pelamar,” terangnya. (bid)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here