bongkah.id — Ijazah SMK kini tak hanya menjadi bekal untuk memasuki dunia kerja di dalam negeri. Melalui program SMK Go Global 2026, lulusan pendidikan vokasi juga disiapkan untuk menembus pasar kerja internasional dengan kompetensi yang lebih terukur dan tersertifikasi.
Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI) kembali membuka pendaftaran SMK Go Global Batch 1 Gelombang 3. Pendaftaran berlangsung mulai 1 hingga 11 September 2026.
Program ini menjadi salah satu upaya menghubungkan pendidikan vokasi dengan kebutuhan tenaga kerja di pasar global.
Peserta tidak hanya mendapatkan pelatihan keterampilan, tetapi juga dibekali sertifikasi, kemampuan bahasa, serta pemahaman mengenai prosedur penempatan dan perlindungan pekerja migran Indonesia (PMI).
Informasi pendaftaran dapat diperoleh melalui Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) di masing-masing wilayah.
SMK Go Global merupakan program kolaborasi KP2MI dengan Kementerian Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Kemenko PM).
Program tersebut dirancang untuk menyiapkan lulusan minimal SMK agar memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja internasional.
Bagi lulusan SMK, program ini menawarkan jalur yang cukup menarik. Mereka tidak sekadar diarahkan untuk mencari pekerjaan di luar negeri, tetapi dipersiapkan melalui proses peningkatan kompetensi dan sertifikasi sebelum masuk ke pasar kerja global.
Dengan demikian, bekerja ke luar negeri tidak semata-mata mengandalkan keberanian untuk merantau. Keterampilan, sertifikasi, kemampuan bahasa, dokumen yang lengkap, serta pemahaman prosedur menjadi modal penting agar calon PMI dapat bekerja secara legal dan mendapatkan perlindungan.
Jawa Timur Termasuk Wilayah Pendaftaran
KP2MI menyebut tidak semua BP3MI membuka pendaftaran pada Batch 1 Gelombang 3. Karena itu, calon peserta perlu memantau informasi dari BP3MI di wilayah masing-masing.
Untuk wilayah Jawa, informasi pendaftaran dapat dipantau melalui akun media sosial BP3MI berikut:
Jawa Barat: @bp3mi_jabar
DI Yogyakarta: @bp3mi_yogyakarta
Jawa Tengah: @bp3mijateng
Jawa Timur: @bp3mi.jatim
Calon peserta sebaiknya memastikan informasi yang diperoleh berasal dari kanal resmi agar tidak terjebak informasi palsu maupun pihak yang menawarkan jasa penempatan kerja secara ilegal.
Jenis Pelatihan
Jenis pelatihan yang tersedia pada gelombang ini cukup beragam. Salah satu contoh ditawarkan BP3MI Riau, yang membuka pelatihan melalui tautan pendaftaran yang diumumkan lembaganya.
Pilihan pelatihan antara lain:
Pelatihan dan sertifikasi teknis housekeeping + Bahasa Inggris. Pelatihan dan sertifikasi teknis waiter + Bahasa Inggris.
Pelatihan dan sertifikasi teknis operation production + Bahasa Inggris. Pelatihan dan sertifikasi teknis plantation worker + Bahasa Inggris. Pelatihan dan sertifikasi Bahasa Korea.
Pilihan tersebut menunjukkan bahwa kebutuhan tenaga kerja luar negeri tidak hanya berasal dari satu sektor.
Bidang perhotelan, pelayanan, industri, perkebunan hingga kemampuan bahasa menjadi bagian dari kompetensi yang dapat dikembangkan calon pekerja migran.
Bagi lulusan SMK, kondisi ini sekaligus membuka perspektif baru bahwa pendidikan vokasi dapat menjadi pintu menuju karier internasional apabila keterampilan yang dimiliki disesuaikan dengan standar dan kebutuhan pasar kerja.
Syarat Daftar
Calon peserta yang ingin mengikuti program harus memenuhi sejumlah persyaratan utama. Peserta minimal berusia 18 tahun, melengkapi dokumen yang ditentukan, serta memiliki dokumen pendidikan atau keterampilan sesuai ketentuan program.
Peserta juga diwajibkan memiliki Kartu Kuning (AK-1) atau surat keterangan pencari kerja.
Sejumlah dokumen yang perlu disiapkan antara lain:
Fotokopi Kartu Keluarga (KK).
Fotokopi KTP.
Fotokopi kartu Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).
Surat keterangan sehat dari sarana kesehatan terdekat.
Surat pernyataan kesanggupan mengikuti peningkatan kapasitas PMI atau calon PMI.
Surat pernyataan minat bekerja ke luar negeri.
Surat izin dari orang tua, wali, suami, atau istri untuk mengikuti program dan proses penempatan ke luar negeri.
Fotokopi ijazah pendidikan terakhir. Dokumen keterampilan teknis, bahasa atau pengalaman kerja sesuai bidang yang dipilih, yang diutamakan tetapi tidak wajib.
Kartu Kuning (AK-1) atau surat keterangan pencari kerja dari dinas yang membidangi ketenagakerjaan setempat.
Kelengkapan dokumen menjadi bagian penting karena peserta tidak langsung diberangkatkan bekerja. Mereka harus melalui tahapan seleksi dan pelatihan terlebih dahulu.
Ini Alur Pendaftarannya
Proses pendaftaran SMK Go Global 2026 Batch 1 Gelombang 3 dilakukan secara bertahap.
Pertama, calon peserta melakukan pendaftaran melalui laman BP3MI sesuai wilayah. Setelah itu, peserta mengunggah dokumen persyaratan untuk menjalani verifikasi administrasi.
Dunia kerja internasional membutuhkan tenaga yang memiliki skill, bahasa, sertifikasi, kesiapan mental, serta pemahaman terhadap aturan ketenagakerjaan dan perlindungan pekerja migran.
Karena itu, SMK Go Global dapat menjadi salah satu pilihan bagi lulusan vokasi yang ingin mengembangkan karier sekaligus memperluas pengalaman kerja hingga ke luar negeri.































