
bongkah.id – Suasana Gedung Balai Budaya Surabaya di kawasan Balai Pemuda, Jalan Gubernur Suryo, Kamis (24/6/2026), dipenuhi ratusan pengunjung yang menghadiri peluncuran buku Aku Arek Surabaya.
Antusiasme masyarakat membuat ruang pertunjukan penuh sesak, menandai tingginya perhatian publik terhadap upaya pelestarian sejarah dan pemikiran Bung Karno di Kota Pahlawan.
Kegiatan yang menjadi bagian dari rangkaian peringatan Bulan Bung Karno tersebut tidak hanya menghadirkan peluncuran buku, tetapi juga dimeriahkan dengan pementasan teatrikal puisi berjudul “Aku Arek Suroboyo” karya Heri Lentho serta penyerahan hadiah bagi para pemenang Lomba Baca Puisi Bulan Bung Karno 2026.
Teatrikal puisi tersebut dibangun sebagai dialog lintas zaman yang mengisahkan perjalanan hidup Bung Karno sejak masa kecilnya sebagai Koesno hingga warisan cita-cita yang ditujukan kepada generasi muda Indonesia masa kini.

Enam pembaca puisi memerankan tokoh-tokoh penting dalam perjalanan hidup Presiden pertama Republik Indonesia itu.
Peran Koesno atau Bung Karno kecil dimainkan Kevin Fitrah Al Kareem. Sosok ibunda Bung Karno, Ida Ayu Nyoman Rai Srimben, diperankan Utami Budiati, sedangkan tokoh ayahnya, Raden Soekemi Sosrodihardjo, dibawakan M. Jalaludin Elfandani.
Tokoh H.O.S. Tjokroaminoto diperankan Rozaq Thoha Muchtar, Sukarno remaja dimainkan Ahmad Rizky Maulana, sementara representasi Generasi Muda Indonesia dibawakan Fasya Almeera Chandra Kurniawan.
Melalui dialog puitik yang sarat pesan kebangsaan, penonton diajak menelusuri jejak perjalanan seorang anak Surabaya yang tumbuh menjadi pemimpin bangsa.
Naskah tersebut menegaskan bahwa perjuangan tidak berhenti pada kemerdekaan politik, tetapi harus dilanjutkan melalui pembangunan karakter, kemandirian, dan persatuan nasional.
Pada bagian akhir pertunjukan, seluruh pembaca puisi secara bersama-sama menyampaikan ikrar untuk menjaga Indonesia, merawat Pancasila, menghidupkan gotong royong, serta memperjuangkan keadilan sosial.
Seruan “Aku Indonesia” dan “Merdeka” yang menggema di ruang pertunjukan mendapat sambutan meriah dari para penonton.
Dalam kesempatan yang sama, panitia juga mengumumkan sekaligus menyerahkan penghargaan kepada para pemenang Lomba Baca Puisi Bulan Bung Karno 2026.
Untuk kategori Mahasiswa/Umum, juara pertama diraih M. Jalaludin Elfandani dari Kecamatan Kenjeran, Kota Surabaya. Juara kedua diraih Achmad Khoirur Rozaq dari Kecamatan Krembangan, sedangkan juara ketiga diraih Utami Budiati dari Kecamatan Wonokromo.
Sementara itu, pada kategori SMP/SMA/Sederajat, juara pertama diraih Fasya Almeera Chandra Kurniawan dari SMAN 15 Surabaya. Posisi kedua ditempati Ahmad Rizky Maulana dari SMAN 9 Surabaya, sedangkan juara ketiga diraih Kevin Fitrah Al Kareem dari SMPN 12 Surabaya.
Peluncuran buku, pementasan puisi, dan penghargaan bagi para juara menjadi satu rangkaian yang memperlihatkan bagaimana warisan pemikiran Bung Karno terus dihidupkan melalui karya literasi dan kreativitas generasi muda.





























