bongkah.id — Kafe Alam Teduh di Dusun Pacet Selatan, Desa/Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, ludes terbakar pada Selasa (11/8/2026) dini hari.
Api berkobar ketika bangunan tersebut sudah sekitar dua pekan tidak beroperasi.
Kebakaran diketahui sekitar pukul 03.30 WIB.
Saat itu, kafe milik Nuraliudin dalam kondisi kosong sehingga tidak ada pekerja maupun aktivitas usaha di dalam bangunan.
Kanit Reskrim Polsek Pacet Ipda Ali Askur mengatakan, kebakaran pertama kali diketahui oleh kepala dusun setempat yang sedang melintas menuju kawasan camping ground Tegal Klopo.
“Saat kebakaran kafe tersebut dalam keadaan tidak beroperasi. Kafe tidak beroperasi sejak dua minggu lalu,” kata Ali.
Melihat api membakar bangunan kafe, kepala dusun bersama pengelola camping ground kemudian meminta bantuan warga sekitar.
Karena kejadian berlangsung dini hari, warga berupaya melakukan pemadaman secara manual menggunakan peralatan yang tersedia. Upaya tersebut dilakukan untuk mencegah api semakin membesar dan merembet ke bangunan atau area di sekitar kafe.
Setelah berjibaku memadamkan kobaran api, warga akhirnya berhasil mengendalikan kebakaran sekitar pukul 05.30 WIB. Artinya, api membakar bangunan selama kurang lebih dua jam sejak pertama kali diketahui.
Meski bangunan kafe tidak lagi digunakan untuk aktivitas usaha, kebakaran tetap mengakibatkan kerusakan berat. Hampir seluruh bagian bangunan Alam Teduh ludes terbakar.
Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian tersebut. Kondisi kafe yang kosong menjadi salah satu faktor penting sehingga tidak ada orang yang harus dievakuasi dari dalam bangunan.
Polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab kebakaran. Hingga kini, sumber api maupun titik awal munculnya kobaran belum dapat dipastikan.
“Penyebab kebakaran masih dalam tahap penyelidikan,” ujar Ali.
Dari hasil pendataan awal, kerugian material akibat kebakaran kafe di Pacet tersebut diperkirakan mencapai sekitar Rp30 juta.
Nilai itu masih bersifat sementara dan dapat berubah setelah dilakukan pendataan terhadap seluruh bagian bangunan dan barang yang terbakar.


























