Guru PAUD sedang mendampingi siswa-siswanya di kelas.

bongkah.id – Pengalaman bertahun-tahun mendampingi anak-anak usia dini kini menjadi modal berharga bagi 54 guru PAUD di Surabaya untuk meraih gelar sarjana.

Pemkot Surabaya bersama Baznas Kota Surabaya memberikan beasiswa S1 melalui program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) di Universitas Muhammadiyah Surabaya (UMSURA).

ads

Program tersebut memungkinkan pengalaman mengajar para guru diakui sebagai Satuan Kredit Semester (SKS). Dengan demikian, mereka tidak harus menempuh kuliah reguler selama empat tahun.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Surabaya Febrina Kusumawati mengatakan, guru yang memiliki pengalaman mengajar minimal dua tahun dapat memperoleh pengakuan hingga setara empat semester.

“Pengalaman mengajar mereka dikonversi setara empat semester atau dua tahun,” kata Febrina, Senin (28/9/2026).

Artinya, penerima beasiswa cukup menjalani empat semester atau sekitar dua tahun untuk menyelesaikan pendidikan S1 melalui skema RPL.

Program serupa sebelumnya telah diberikan kepada 151 Bunda PAUD melalui kerja sama dengan Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (UNUSA).

Pemkot Surabaya menyiapkan anggaran sekitar Rp1,51 miliar untuk program di UNUSA. Sementara beasiswa RPL di UMSURA mendapat alokasi Rp540 juta. Pembiayaan tersebut didukung Baznas Kota Surabaya.

Febrina mengatakan, kesempatan melanjutkan pendidikan ini diharapkan tidak memutus pengabdian para guru di lembaga masing-masing. Setelah lulus, penerima beasiswa diwajibkan kembali mengajar di lembaga asal.

Menurutnya, peningkatan kualifikasi akademik penting agar pengalaman praktis guru PAUD semakin kuat dengan bekal teori pendidikan.

Dengan begitu, guru tidak hanya memiliki pengalaman mengasuh dan mendidik anak, tetapi juga memiliki kompetensi akademik yang mendukung tugas mereka di ruang kelas.

5

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini