Gedung MA Unggulan KH Abdul Wahab Hasbullah (MA-UWH) Tambakberas Jombang, disiapkan untuk penginapan Muktamirin NU.

bongkah.id – Suasana di Madrasah Aliyah (MA) Unggulan KH Abdul Wahab Hasbullah (MA-UWH) Tambakberas, Kabupaten Jombang, mulai dipenuhi aktivitas persiapan menjelang Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) yang digelar pada 27–31 Agustus 2026.

Secara keseluruhan, panitia menyiapkan 314 ruangan yang tersebar di 16 gedung untuk menampung sekitar 3.370 peserta.

ads

Dua gedung milik madrasah tersebut disiapkan sebagai tempat menginap bagi sekitar 190 muktamirin yang datang dari berbagai daerah di Indonesia.

Berbagai fasilitas dilengkapi demi menghadirkan kenyamanan selama peserta mengikuti agenda muktamar. Pendingin ruangan (AC), jaringan internet nirkabel (Wi-Fi), penambahan kamar mandi dan toilet, hingga pengecatan ulang bangunan menjadi bagian dari pembenahan yang dilakukan panitia lokal bersama pihak madrasah.

Kedua gedung tersebut masuk dalam kawasan Tower A, salah satu titik akomodasi yang disiapkan untuk menyambut tamu Muktamar NU. Total tersedia 19 kamar yang tersebar di tiga lantai.

Gedung A telah difungsikan sejak 2014, sedangkan Gedung B merupakan bangunan baru yang rampung dibangun pada 2024 dan berada sekitar 100 meter di sebelah timur Gedung A.

Kepala MA-UWH, Faizun Amir, mengatakan seluruh persiapan terus dimatangkan agar fasilitas yang tersedia mampu memenuhi kebutuhan para peserta.

Menurutnya, koordinasi internal telah dilakukan sejak jauh hari untuk memastikan seluruh sarana siap digunakan saat muktamar berlangsung.

“Persiapan terus kami lakukan agar seluruh fasilitas yang dibutuhkan peserta dapat tersedia dengan baik,” ujar Faizun, Senin (27/7/2026).

Bagi civitas akademika MA-UWH, keterlibatan sebagai penyedia akomodasi bukan sekadar menjalankan tugas kepanitiaan.

Mereka memaknainya sebagai bentuk penghormatan kepada para tamu yang datang ke Jombang, daerah yang memiliki hubungan erat dengan salah satu pendiri NU, KH Abdul Wahab Hasbullah.

“Para muktamirin adalah tamu Mbah Wahab Hasbullah. Karena itu kami ingin memberikan pelayanan terbaik sebagai bentuk penghormatan kepada beliau dan para tamu yang hadir,” katanya.

Selain menyiapkan fasilitas fisik, tenaga pendidik dan pengurus madrasah juga aktif terlibat dalam kepanitiaan lokal. Faizun dipercaya sebagai Wakil Ketua Panitia Lokal Tambakberas yang bertugas mengoordinasikan penyelenggaraan penginapan peserta.

Wakil Kepala Madrasah Bidang Humas MA-UWH, Randi Setyawan, menegaskan seluruh civitas akademika menyambut kepercayaan tersebut dengan penuh tanggung jawab.

Baginya, kesempatan menjadi tuan rumah Muktamar NU merupakan kehormatan sekaligus motivasi untuk memberikan pelayanan terbaik kepada para muktamirin.

Sementara itu, Ketua Panitia Lokal Muktamar ke-35 NU, KH Abdurrozaq Sholeh, menjelaskan kebutuhan akomodasi peserta dipenuhi melalui pemanfaatan gedung-gedung pendidikan di lingkungan Pondok Pesantren Bahrul Ulum serta sejumlah lembaga mitra yang telah disurvei bersama PBNU.

Selain MA-UWH, lokasi penginapan juga berada di kompleks MMA Enam Tahun, MI Bahrul Ulum, MAN 3 Jombang, MTsN 3 Jombang, Universitas KH Abdul Wahab Hasbullah (Unwaha), hingga Kampus IAIBAFA.

“Seluruh titik penginapan telah dipetakan dan dipastikan memenuhi standar kelayakan setelah dilakukan survei bersama PBNU,” ujar KH Abdurrozaq Sholeh.

Dengan kesiapan tersebut, Jombang berupaya memberikan sambutan terbaik bagi ribuan muktamirin yang akan hadir dalam forum tertinggi organisasi keagamaan terbesar di Indonesia itu.

3

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini