Ilustrasi para pencari kerja.

Bongkah.id – Angka pengangguran sampai Agustus 2021 bertambah 134.330 orang. Dengan tambahan itu, jumlah orang yang menganggur mencapai 1,28 juta jiwa berbanding 21,04 juta angkatan kerja.

Angka angkatan kerja tersebut naik 7.040 orang dibanding Freburari 2021 yang berarti jumlah penduduk yang bekerja meningkat seiring bertambahnya populasi. Sebagian besar penduduk usia kerja merupakan angkatan kerja yaitu 22,32 juta orang atau sekitar 70%.

ads

“Sisanya termasuk bukan angkatan kerja,” kata Koordinator Fungsi Statistik Sosial BPS Jatim, Sunaryo dalam rilis BPS Jatim, Senin (8/11/2021).

Pekerja dengan pendidikan terakhir Sekolah Dasar (SD) di Jatim masih cukup tinggi. Berdasarkan data BPS Jatim, pada Agustus 2021, pekerja berpendidikan SD ke bawah sebanyak 42,58%. Sementara yang berpendidikan tinggi yaitu Diploma dan Universitas sebesar 2,27 juta orang atau 10,78%.

Baca: Jumlah Pengangguran Tembus 13,4 Juta Angkatan Kerja

Distribusi penduduk bekerja menurut pendidikan masih menunjukkan pola yang sama baik pada Agustus 2020 maupun Februari 2021. Dibandingkan dengan Agustus 2020 dan Februari 2021, tenaga kerja dengan pendidikan SD ke bawah, menunjukkan tren menurun.

“Sedangkan tenaga kerja dengan ijazah SMK (Sekolah Menengah Kejuruan)  menunjukkan tren meningkat. Penduduk yang bekerja sebanyak 21,04 juta orang, meningkat sebanyak 74.780 orang dari Agustus 2020,” ungkap Sunaryo.

Ada tiga lapangan pekerjaan di Jatim yang menyerap tenaga kerja paling banyak menurut hasil Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas) Agustus 2021. Di antaranya, Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan yaitu sebesar 31,68%. Disusul Perdagangan Besar dan Eceran sebesar 19,00 % dan Industri Pengolahan sebesar 15,12%.

“Dominasi tiga sektor ini masih menunjukkan pola yang sama dengan kondisi Agustus 2020 dan Februari 2021,” tandas Sunaryo.

Adapun lapangan pekerjaan yang mengalami peningkatan penyerapan tenaga kerja jika dibandingkan dengan Agustus 2020 terdapat tiga kategori terbesar. Yakni, Sektor Jasa Pendidikan 0,54%, Sektor Perdagangan Besar dan Eceran 0,52 %dan Sektor Industri Pengolahan 0,50%.

Sementara tiga sektor yang mengalami penurunan terbesar dibandingkan Agustus 2020 yaitu Sektor Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan sebesar 1,33%, Sektor Jasa Lainnya 0,40% dan Sektor Konstruksi 0,30%. (bid)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini