Salah satu pembicara dalam workshop pengembangan diri menuju dunia kerja, Bambang Sukaton memberikan pemaparan dan motivasi kepada para siswa kelas XII SMKN 1 Sooko, Mojokerto.

Bongkah.id – Para siswa-siswi kelas XII SMK Negeri (SMKN) 1 Sooko,Mojokerto, mendapatkan pembekalan dan tes potensi akademik (TPA) menjelang kelulusan. Hal tersebut bertujuan mempersiapkan mereka dalam menghadapi dunia kerja dan pendidikan di perguruan tinggi.

Pembekalan dan TPA untuk mengukur bakat siswa dikemas dalam acara workshop pengembangan diri siswa menuju dunia kerja, Kamis (21/12/2023). Sebanyak 390 siswa-siswi SMKN 1 kelas XII memperoleh wawasan dan motivasi dalam menghadapi duna kerja dari para narasumber.

ads

“Melalui pembekalan ini, siswa kami fasilitasi menunjukkan arah bakat potensi anak. Mereka itu arahnya kemana, ” kata Kepala SMKN 1 Sooko, Dwi Fendi Dadang Adrianto di ruang kerjanya, Kamis (21/12/2023)

Pihaknya berharap,melalui kegiatan ini siswa-siswi akan mempunyai pengalaman untuk menghadapi tes kerja. Dadang menjelaskan, TPA pengukur bakat juga bisa digunakan untuk mendapatkan gambaran bakat siswa pasca lulus untuk melanjutkan ke dunia kerja, berwirausaha atau ke perguruan tinggi.

“Acara ini bagian daripada pembekalan siswa sesuai moto SMK adalah bekerja, melanjutkan dan wirausaha. Yang wirausaha ya kita fasilitasi, demikian dengan yang melanjutkan ke perguruan tinggi juga mendapatkan kesempatan yang sama,” tandasnya.

Dadang menuturkan merupakan kebanggaan jika seluruh anak didiknya bisa langsung diterima dunia kerja atau melanjutkan ke perguruan tinggi pasca lulus dari SMKN 1 Sooko. Ia menceritakan, pada tahun 2022 lalu, lebih dari 10 anak diterima di perguruan tingggi negeri (PTN).

“Kami akan memberikan fasilitas bersekolah secara online pakai sistem hybrid bagi anak didik yang berusia 17 tahun telah diterima di  perusahaan. Komitmen sekolah itu, kalau ada yang mau bekerja ya kita back up,” jelasnya.

Salah satu pembicara dalam workshop, ahli bursa kerja khusus (BKK) yang juga guru SMK Brantas, Blitar, Bambang Sukaton menjelaskan iklim persaingan di dunia kerja saat ini sangat ketat. Walau demikian, Bambang optimistis para siswa-siswi SMK bisa bersaing jika mereka berkomitmen kuat, bekerja keras, jujur dan ulet.

“Para siswa SMK harus berdaya saing, ulet dan jujur. Karena Persaingan global saat ini sangat ketat, orang luar negeri boleh bekerja di Indonesia. Dampak dari MEA,” tandasnya.

Tahun 2023, SMKN 1 Sooko telah mengantongi sejumlah prestasi prestisius. Diantaranya adalah juara gateball proprov VIII, Duta Pelajar Antikorupsi, juara 1 lomba self make up, beasiswa dari PT Cort. (bid)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini