Di tengah musim panas, keluhan terserang flu justru muncul di tengah masyarakat.

bongkah.id — Cuaca panas ternyata tidak selalu membuat tubuh terbebas dari flu. Belakangan, keluhan terserang flu justru muncul di tengah masyarakat.

Yang menarik, tidak sedikit keluarga yang mengaku beberapa anggotanya mengalami keluhan serupa hampir bersamaan.

ads

Pagi hari mungkin masih terasa biasa. Namun menjelang siang, satu anggota keluarga mulai bersin, batuk atau mengeluh badan pegal. Beberapa hari kemudian, keluhan yang sama bisa muncul pada anggota keluarga lainnya.

Fenomena tersebut tidak serta-merta berarti sedang terjadi wabah baru. Kementerian Kesehatan menyebut influenza di Indonesia dapat terjadi sepanjang tahun karena Indonesia merupakan negara tropis.

Aktivitas influenza juga dipantau melalui sistem surveilans nasional. Hingga pekan 13-19 September 2026, aktivitas influenza secara nasional masih berada dalam kategori rendah, meski proporsi sampel positif influenza meningkat.

Influenza A menjadi salah satu jenis virus yang paling sering menyebabkan flu musiman.

Virus ini mudah menular melalui percikan saluran pernapasan ketika seseorang batuk atau bersin. Penularan juga dapat terjadi melalui tangan atau benda yang telah terkontaminasi.

Itulah sebabnya rumah menjadi salah satu tempat yang memungkinkan penularan berlangsung cepat.

Ketika satu orang sakit tetapi tetap beraktivitas bersama anggota keluarga, jarak dekat dan kontak berulang membuat virus lebih mudah berpindah.

Gejalanya antara lain demam, batuk, sakit tenggorokan, sakit kepala, nyeri otot, pilek dan tubuh lemas.

Sebagian besar penderita dapat pulih, tetapi anak kecil, lansia, ibu hamil serta penderita penyakit kronis perlu lebih waspada terhadap komplikasi.

Mengapa flu meningkat saat cuaca panas?

Pertama, udara kering: Suhu panas membuat kelembapan udara turun, sehingga saluran pernapasan lebih kering dan rentan terinfeksi.

Kedua, banyak di dalam ruangan. Orang cenderung lebih lama tinggal di dalam ruangan tertutup ber-AC yang sirkulasi udaranya kurang baik.

Ketiga, penularan virus. Virus influenza menyebar lewat percikan liur (droplet) saat orang yang sakit batuk atau bersin di ruang tertutup.

Pencegahan sebenarnya sederhana: rajin mencuci tangan, menerapkan etika batuk dan bersin, menggunakan masker ketika sakit, cukup istirahat dan membatasi kontak dengan orang lain.

Jadi, ketika flu datang bergantian dalam satu rumah, jangan hanya menganggapnya sebagai masuk angin biasa. Bisa jadi, kebiasaan sehari-hari di rumah justru menjadi mata rantai penularannya.

2

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini