Prosesi simbolik penyerahan CSR berupa speaker aktif dan kipas angin kepada masjid dan mushala di 14 desa se-Kecamatan Gedeg.

bongkah.id – PT Mitra Bisnis Keluarga Ventura (MBK Ventura) menggelar kegiatan sosialisasi program sekaligus penyaluran Corporate Social Responsibility (CSR) di Aula Kecamatan Gedeg, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, Jumat (17/4/2026).

Kegiatan ini menyasar peningkatan literasi keuangan masyarakat, khususnya perempuan prasejahtera serta penguatan peran usaha mikro di tingkat desa.

ads

Acara dihadiri oleh Sekretaris Kecamatan Gedeg, Kapolsek Gedeg serta perwakilan Koramil Gedeg.

Dalam kesempatan tersebut, MBK Ventura juga menyerahkan bantuan berupa speaker aktif dan kipas angin kepada masjid dan mushala di 14 desa se-Kecamatan Gedeg.

Sebagai perusahaan modal ventura yang dibentuk pada tahun 2003, perusahaan ini telah terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

MBK Ventura memperkenalkan program pembiayaan berbasis kelompok yang ditujukan bagi perempuan usia produktif. Program ini dirancang untuk memberikan akses permodalan sekaligus edukasi pengelolaan keuangan secara sederhana dan terstruktur.

Asisten Regional Manager MBK wilayah Jawa Timur, Nurjanah yang telah dua dasawarsa bekerja di perusahaan tersebut menyampaikan, bahwa kegiatan sosialisasi menjadi bagian penting dalam memastikan calon nasabah memahami sistem pembiayaan sebelum bergabung.

“Melalui sosialisasi ini, masyarakat diberikan pemahaman terkait mekanisme pembiayaan, hak dan kewajiban nasabah, serta pentingnya penggunaan dana untuk kegiatan produktif,” ujar Nurjanah.

Selain memberikan bantuan speaker aktif dan kipas angin kepada masjid dan mushala, MBK Ventura juga membagikan sejumlah paket sembako.

Sementara itu, Supervisor MBK Regional 15 Mojokerto, Erika, menjelaskan bahwa calon nasabah diwajibkan mengikuti pelatihan selama tiga hari berturut-turut. Materi pelatihan mencakup tata cara peminjaman, sistem pembayaran, hingga pengelolaan usaha mikro.

“Setelah mengikuti pelatihan, calon nasabah dapat menentukan secara mandiri apakah akan melanjutkan ke tahap pembiayaan atau tidak. Semua disampaikan secara transparan,” kata Erika.

Dalam pelaksanaannya, MBK Ventura menyediakan pembiayaan tanpa agunan dengan nilai awal berkisar antara Rp 3 juta hingga Rp 6 juta.

Sistem yang digunakan adalah bagi hasil dengan pendekatan kelompok atau kumpulan, di mana anggota saling mendukung dalam menjalankan usaha dan memenuhi kewajiban pembayaran.

Berdasarkan profil perusahaan, pendekatan ini mengadopsi sistem keuangan mikro berbasis kelompok yang telah diterapkan secara luas untuk mendorong kemandirian ekonomi perempuan serta peningkatan kesejahteraan keluarga.

Selain aspek pembiayaan, MBK Ventura juga menekankan prinsip perlindungan nasabah, seperti transparansi informasi, etika penagihan, serta penyediaan solusi ketika terjadi kendala pembayaran, termasuk penjadwalan ulang atau reschedule serta penundaan pembayaran atau moratorium.

Penyaluran bantuan CSR kepada rumah ibadah di wilayah Gedeg menjadi bagian dari kontribusi sosial perusahaan di tingkat lokal.

Bantuan tersebut diharapkan dapat mendukung kegiatan masyarakat serta memperkuat hubungan antara lembaga keuangan dan komunitas setempat.

Melalui kegiatan ini, MBK Ventura tidak hanya memperkenalkan produk pembiayaan, tetapi juga mendorong peningkatan literasi ekonomi mikro sebagai salah satu upaya mendukung pengembangan usaha kecil di wilayah pedesaan. (kim)

47

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini