Banyak warga miskin yang hidup di sekitar gedung-gedung tinggi kawasan perkoataan menunjukkan adanya ketimpangan sosial dan ekonomi.

Bongkah.id – Jumlah penduduk miskin Indonesia terus meningkat dampak pandemi COVID-19. Per maret 2021, ada 27,54 juta orang yang hidup di bawah garis kemiskinan.

Jumlah tersebut mengacu pada data Badan Pusat Statistik (BPS) berdasar hasil perhitungan per Maret 2021. Tolak ukur penduduk miskin ini mengacu pada perekonomian masyarakat sampai batas pengeluaran Rp 472.525 per kapita per bulan.

ads

Kepala BPS, Margo Yuwono mengatakan, secara prosentase jumlah penduduk miskin Indonesia sekitar 10,14%. Kendati tercatat menurun  0,05% dibandingkan September 2020 sebesar 10,19%,angka tersebut masih lebih tinggi dibanding periode yang sama (Maret) tahun lalu.

“Jumlahnya turun 0,01 juta orang dibanding September 2020. Tapi masih naik 1,12 juta orang dibanding Maret 2020 yang angkanya 9,78%,” jelasnya dalam sesi teleconference, Kamis (15/7).

Mengacu pada jumlah populasi, Pulau Jawa memiliki jumlah penduduk miskin terbesar. Di mana Jawa Timur menduduki nomor urut satu yakni sebanyak 4,572 juta orang atau sekitar 11,4%.

Jika dikerucutkan per daerah, BPS mencatat ada 7 provinsi yang memiliki total penduduk miskin di atas 1 juta orang pada Maret 2021. Jumlah itu dihitung berdasarkan persentase penduduk miskin dengan total populasi di provinsi tersebut.

Papua masih menjadi provinsi dengan persentase penduduk miskin terbesar mencapai 26,8%. Namun jumlah penduduk miskin di sana tercatat masih di bawah 1 juta, atau sekitar 920,44 ribu orang.

Kawasan Indonesia Timur memang menjadi wilayah dengan tingkat kemiskinan tertinggi. Selain Papua, Papua Barat juga mencatat persentase penduduk miskin sebesar 21,84% (219,07 ribu orang) dan Nusa Tenggara Timur atau NTT sebesar 20,99% (1,169 juta orang).

Berdasarkan daerah tempat tinggal, pada periode September 2020–Maret 2021, jumlah penduduk miskin perkotaan naik sebesar 138,1 ribu orang. Sedangkan di perdesaan turun sebesar 145,0 ribu orang.

Persentase kemiskinan di perkotaan naik dari 7,88% menjadi 7,89%. Sementara di perdesaan turun dari 13,20 persen menjadi 13,10 persen.

Secara rata-rata, garis kemiskinan per rumah tangga pada Maret 2021 sebesar Rp 2.121.637 per bulan. Atau turun sebesar 4,29% dibanding kondisi September 2020 yang sebesar Rp 2.216.714 per bulan. (bid)

Berikut 7 provinsi dengan jumlah penduduk miskin terbanyak (di atas 1 juta orang):

  1. Jawa Timur, 4,572 juta orang (11,40%)
  2. Jawa Barat, 4.195 juta orang (8,40%)
  3. Jawa Tengah, 4,119 juta orang (11,79%)
  4. Sumatera Utara, 1,343 juta orang (9,01%)
  5. NTT, 1,169 juta orang (20,99%)
  6. Sumatera Selatan, 1,113 juta orang (12,84%)
  7. Lampung, 1,083 juta orang (12,62%)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini