
Bongkah.id – Dua remaja asal Desa Puton, Kecamatan Diwek, Kabupaten Jombang yang sedang melakukan patrol sahur di Dusun Maron, Desa Sidowarek, Kecamatan Ngoro, dikejar kawanan gangster hingga menyebabkan satu orang meninggal dunia.
Korban meninggal dunia akibat dikejar gangster di Jombang diketahui bernama, M Aldy Al Latif (16) sementara Kristian Reka Andriansyah (16) mengalami luka.
Di Paviliun Kenanga RSUD Jombang, terlihat Ibu korban berbaring sambil menangis tersedu-sedu lantaran tak menyangka anaknya telah meninggal dunia.
Sejumlah petugas kepolisian juga terlihat sedang sibuk memintai keterangan pihak keluarga.
Kapolres Jombang AKBP Ardi Kurniawan mengatakan, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 02.00 WIB.
“Kejadiannya jumat dini hari sekitar pukul 02.00 WIB, dugaan lakalantas atau dugaan percobaan pembegalan ini masih kami dalami,” ujarnya, Jum’at (21/3/2025).
Kapolres menyebut saat kejadian, kedua korban tengah mengendarai sepeda motor Honda Beat nopol S 3207 OAW.
“Jadi kedua korban ini patrol sahur bersama 4 motor lain sedang berkendara dari arah utara, kemudian korban satunya ini merasa dibuntuti,” jelasnya.
Merasa takut, keduanya pun kemudian mengendarai motor dengan kecepatan tinggi hingga akhirnya menabrak kursi cor beton.
“Dijalan itu ada kursi cor sampai patah dan bergeser. Hasil otopsi untuk korban Aldy ada luka bekas benda tumpul di punggung belakang dan luka benjol di bagian kepala,” kata dia.
Sementara Kristian mengalami luka lecet dan patah tulang dibagian tangan dan masih menjalani perawatan.
Hingga kini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk memastikan kebenaran dari peristiwa tersebut.
“Kami belum bisa memastikan, dan masih mendalami apakah itu percobaan begal atau murni kecelakaan,” pungkasnya. (ima/sip)