Ranu Kumbolo, salah satu danau yang dianggap banyak wisatawan menyuguhkan panorama alam paling cantik di antara spot lain di pegunungan Semeru, Lumajang, Jawa Timur.

Bongkah.id – Destinasi wisata Jawa Timur  kerap menjadi tujuan para wisatawan domestik hingga mancanegara. Bagi pecinta keindahan alam, tak salah lagi kalau provinsi ini memiliki banyak destinasi panorama luar biasa yang bisa menghilangkan penat dan memanjakan mata, salah satunya adalah ranu atau danau yang indah.

Ada beberapa ranu yang tersebar di sejumlah daerah di Jawa Timur sangat cocok untuk liburan bersama pasangan atau keluarga di akhir pekan. Pada artikel ini, akan disuguhkan enam ranu yang paling menarik dengan arsitektur alam luar biasa indah.

ads
  1. Ranu Kumbolo

Ranu Kumbolo merupakan salah satu danau yang paling terkenal di Jawa Timur.

Namun, ranu ini adalah danau gunung yang terletak di pegunungan Tengger, kaki gunung Mahameru atau Semeru dan merupakan bagian dari Taman Nasional Bromo Tengger Semeru di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur.

Tak heran jika berkunjung kesini, wisatawan harus membutuhkan waktu yang lama. Berada di ketinggian 2400 mdpl dengan luas sekitar 15 Ha, serta memiliki keindahan alam yang tak kalah dengan pemandangan pegunungan di Swiss, sehingga bagi para pendaki gunung, danau ini dianggap sebagai surganya Gunung Semeru terutama bagi para “pemburu” matahari terbit.

Danau ini juga termasuk tempat untuk mengambil air terakhir sebelum akhirnya melanjutkan pendakian menuju puncak Semeru.

  1. Ranu Agung

Ranu Agung terletak di Tiris, Probolinggo, Jawa Timur. Ranu ini merupakan sebuah objek wisata populer di Probolinggo yang cukup terkenal.

Pasalnya, ranu ini terbentuk karena letusan Gunung Lemongan. Di bagian sisi dari danau ini menjulang tebing-tebing batu yang tinggi dan kokoh, sehingga ranu ini dikenal juga dengan nama Danau Tebing.

Tebing batu ini menjadi ikon dan pesona dari Ranu Agung. Suhu yang sejuk dan pemandangan yang luar biasa membuat wisatawan betah dan cukup memanjakan mata.

  1. Ranu Bedali

Ranu Bedali adalah sebuah destinasi wisata berupa danau yang indah. Tempat ini mudah dijangkau dengan berbagai macam kendaraan pribadi dan masih terbilang jarang dijamah wisatawan, sehingga kawasan ini masih terasa asri.

Berada di ketinggian 700 mdpl, Ranu Bedali membentang seluas 25 hektar, dengan kedalaman sekitar 28 meter yang berada di Dusun Jatian, Tegalrandu, Klakah, Lumajang Jawa Timur.

Menyuguhkan panorama alamnya yang indah, berpagarkan perbukitan hijau nan menakjubkan.

Tak jauh dari Ranu Bedali, di dekatnya ada dua air terjun dengan aliran air yang masih bersih sehingga wisatawan dapat melepaskan penat dan menikmati segarnya air terjun tersebut.

  1. Ranu Gumbolo

Ranu Gumbolo berbeda dengan Ranu Kumbolo. Tak kalah menarik dari ranu-ranu sebelumnya, sebab ranu ini pun sangat mempesona dan indah.

Kawasan ini sebenarnya bukan tempat wisata alami yang sudah ada sejak dulu, melainkan hanya buatan manusia yang awalnya terdiri dari pepohonan hasil reboisasi.

Namun, danau yang ada disini terbentuk secara alami. Berada di ketinggian 182 mdpl, yang terletak di Desa Mulyosari, Pagerwojo, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur.

Dipenuhi dengan hutan pinus di sekelilingnya membuat keindahan Ranu Gumbolo semakin mempesona dan romantis.

Tersedia spot untuk berfoto yang menarik satu diantaranya adalah berfoto di atas pohon pinus sambil menikmati pemandangan dari atas pohon. Aktivitas lainnya, wisatawan bisa memancing ikan di danau ini.

  1. Ranu Regulo

Ranu Regulo berada di ketinggian 2100 mdpl, dengan suhu antara -4°C sampai 25°C yang terletak di kaki gunung Semeru.

Sama dengan Ranu Kumbolo, Ranu Regulo juga menjadi spot untuk menikmati matahari terbit, terkhusus jika pagi hari.

Pemandangan di ranu ini tak kalah eksotis dan magis, sebab air yang jernih dengan kabut tipis yang mengitari sekeliling Ranu, serta langit yang indah membuat dinginnya suhu yang menusuk tubuh. Ranu ini juga dapat dijadikan tujuan utama wisatawan camping.

Ranu Regulo tak kalah cantik dengan danau-danau lain di area pegunungan Semeru.
  1. Ranu Pani

Letak Ranu Pani bersebelahan dengan Ranu Regulo, sebab terletak di Desa Ranu Pani yang merupakan desa terakhir sebelum melanjutkan pendakian ke Gunung Semeru, maka para pendaki akan melewati kedua danau ini.

Desa terakhir ini dihuni oleh penduduk asli yaitu Suku Tengger. Memiliki ketinggian sekitar 2.100 mdpl dan suhu mencapai -4 derajat, sehingga di ranu ini sangat dingin yang dikelilingi deretan pohon hijau, dan dihiasi beberapa bunga yang memanjakan dan memberikan nutrisi pada mata. (bid)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini