Tim Pemenangan paslon 01 Karna Suswandi-Khoirani, Hadi Prianto saat mengikuti rekapitulasi hasil suara Pilkada 2020 oleh KPU Kabupaten Situbondo di aula Hotel San Sui, Rabu (16122020)

bongkah.idPasangan calon (Paslon) nomor urut 01 Karna Suswandi-Nyai Khoirani (Karunia) ditetapkan KPU Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, unggul 22.599 suara dari pasangan calon nomor urut 02 Yoyok Mulyadi-Abu Bakar Abdi (Mulya Abadi).

Rekapitulasi penghitungan suara Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Situbondo, Rabu (16/12/2020), didapatkan hasil yang menyatakan paslon Karunia mengumpulkan sebanyak 200.591 suara. Sementara paslon Mulya Abadi meraup 178.032 suara.

Hasil rekapitulasi tersebut, menurut Ketua KPU Kabupaten Situbondo Marwoto, menegaskan paslon Karunia memperoleh dukungan sebesar 53 persen suara. Sementara paslon Mulya Abadi membukukan 47 persen dukungan. Selisih keunggulan paslon Karunia sebanyak 22.599 suara (6 persen).

Rekapitulasi penghitungan suara Pilkada Situbondo 2020 yang dilaksanakan KPU, ditegaskan, sudah sesuai dengan Peraturan KPU Nomor 19 Tahun 2020 tentang pelaksanaan rekapitulasi tingkat kabupaten dilaksanakan pada 17 Desember 2020.

“Paslon nomor urut 01 Karna Suswandi-Khoirani menang dengan selisih 6 persen. Dengan demikian, gugatan ke Mahkamah Konstitusi (MK) secara otomatis akan tertolak. Sebab gugatan ke MK akan diterima apabila selisihnya 1,5 persen dari jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pilkada Situbondo sebanyak 493.441 suara,” katanya.

Penghitungan suara di tingkat kecamatan yang dilaksanakan pada tanggal 12 hingga 13 Desember 2020, dikatakan, sebenarnya merupakan hasil final perolehan suara dari pasangan Karunia dan Mulya Abadi. Jika ada gugatan atau keberatan dari paslon yang kalah, maka KPU Situbondo akan menunggu hingga lima hari dari pelaksanaan rekapitulasi di tingkat kabupaten.

“Kalau ada yang keberatan atau gugatan dari paslon yang kalah, kami tunggu hingga lima hari ke depan pasca rekapitulasi tingkat kabupaten dilaksanakan hari ini,” ujarnya.

Dalam pelaksanaan Pilkada Kabupaten Situbondo, menurut anggota KPU Situbondo Divisi Sosialisasi, Parmas dan SDM Imam Nawawi, KPU Kabupaten Situbondo mencatat angka partisipasi pemilih mencapai 77,21 persen, dari total 493.441 orang warga yang masuk daftar pemilih tetap. Dari angka 77,21 persen partisipasi pemilih hadir ke tempat pemungutan suara (TPS) ini, melebihi target KPU sebesar 75 persen. Namun, sedikit di bawah target partisipasi pemilih nasional sebesar 77,5 persen.

“Partisipasi masyarakat hadir ke TPS pada Pilkada 2020 ini benar-benar kami tidak menyangka, karena perkiraan kami partisipasi pemilih turun mengingat ada pandemi dan hujan merata pada hari pencoblosan,” ujarnya.

Diakui, jumlah pemilih yang memberikan hak konstitusinya pada Pilkada Situbondo mencapai 382.944 orang (77,21 persen), dari jumlah DPT sebanyak 493.441 orang. Capaian itu diluar ekspetasi. Pada awalnya KPU Situbondo sempat pesimistis terhadap jumlah kehadiran masyarakat ke TPS akan tinggi. Pasalnya pada hari pencoblosan terjadi hujan sejak pagi hingga siang. Mengguyur dan merata di wilayah Situbondo.

“Ini sangat luar biasa dan di luar prediksi kami. Jadi, target partisipasi pemilih di Situbondo sebenarnya 75 persen, tapi ini ternyata mencapai 77,21 persen,” tambahnya. (ima)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here