Foto tangkapan layar (screenshot) video Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa yang sumringah saat mendengar penyanyi Katon Bagaskara bernanyi bersama jajaran pejabat tamu pesta Ultah di rumah dinasnya, kompleks Gedung Grahadi Surabaya, Rabu (19/5/2021) malam.

Bongkah.id – Kepolisian Daerah Jawa Timur mulai bekerja menyelidiki kasus dugaan pelanggaran protokol kesehatan dan indikasi korupsi dalam pesta ulang tahun Gubernur Khofifah Indar Parawansa.  Penyidik telah memeriksa saksi dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) kerumunan di Gedung Grahadi, Surabaya.

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Gatot Repli Handoko mengatakan, penyidik saksi yang telah dimintai keterangan adalah dari pihak pelapor. Sedangkan olah TKP di rumah dinas gubernur, Kompleks Gedung Grahadi yang dijadikan tempat perayaan ultah digelar pada 25 Mei 2021.

ads

“Kemudian dari olah TKP masih proses analisa,” kata Gatot, di Surabaya, Kamis, 27 Mei.

Sayangnya, Gatot enggan mengungkap lebih rinci terkait identitas  saksi serta waktu pemeriksaannya. Ia meminta awak media dan publik bersabar menunggu hasil penyelidikan dan penyidikan.

“Berikan kesempatan pada kami, penyidik untuk melakukan penyelidikan dan penyidikan secara profesional,” ujarnya.

Jajaran pejabat teras Pemrpov Jatim menggelar pesta ulang tahun Gubernur Khofifah Indar Parawansa ke-56 di Gedung Grahadi, Surabaya, Rabu (19/5/2021) malam. Acara tersebut viral di media sosial lewat rekaman video amatir hingga memancing kecaman masyarakat karena menimbulkan kerumunan.

Dalam narasi video, disebutkan bahwa pesta dihadiri Gubernur Khofifah, Wagub Emil Elistianto Dardak, Plh Sekretaris Daerah Provinsi Heru Tjahjono beserta pulihan pajabat dan pasangannya. Para tamu yang hadir, nampak bergerombol sembari bernyanyi bersama diiringi lantunan suara penyanyi kondang Katon Bagaskara.

Kendati sudah ada klarifikasi dari Plh Sekdaprov dan permintaan maaf Khofifah, kritik dan kecaman publik terus bergulir kencang. Sejumlah elemen masyarakat bahkan melaporkan tiga pimpinan pemprov ke Polda Jatim.

Baca: Khofifah dan Sekdaprov Jatim Dilaporkan Korupsi Terkait Pesta Ultah

Baca: Khofifah dan Sekdaprov Jatim Dilaporkan Korupsi Terkait Pesta Ultah

Ketiga orang yang dilaporkan yakni Gubernur Khofifah, Wagub Emil dan Plh Sekdaprov Heru. Mereka dianggap sebagai dalang dan aktor utama terjadinya kerumunan dan dugaan gratifikasi dalam penyelenggaraan tasyakuran ultah tersebut.

Baca: Emil Siap Diperiksa Polda, Bagaimana dengan Khofifah?

Tak berhenti di situ. Warga perantauan Jawa Timur yang tergabung dalam SWARA JATI (Silaturahmi Warga Perantau Jawa Timur) di Jakarta pun menyuarakan protes keras.

“Sangat memalukan dan menyakitkan hati kami para perantau. Kami yang sudah dengan berat hati terpaksa tidak boleh pulang karena mengikuti aturan larangan mudik dari pemerintah, tapi Ibu Gubernur Jatim malah memberikan tauladan buruk dengan melanggar Prokes,” kata Bambang kepada media saat menyampaikan petisi tersebut di Jakarta, Kamis (27/5/2021).

Gelombang protes dilakukan melalui aksi unjuk rasa di Jakarta. Mereka juga menelurkan petisi yang mendorong Polda Jatim mengusut tuntas skandal dugaan pelanggaran prokes dan tindak pidana gratifikasi pada pesta iltah Gubernur Khofifah.

Petisi tersebut juga disampaikan ke Kantor Penghubung Pemprov Jatim di Jakarta. Para perantau itu juga menyerahkan Sertifikat Duta Taat Prokes kepada Khofifah sebagai bentuk sindiran.

“Kami minta agar petisi ini ditindaklanjuti, dan kami juga mendorong agar Polda Jatim serius memproses dugaan pelanggaran Prokes tersebut demi tegaknya keadilan,” tegasnya.

Petisi tersebut diterima perwakilan Pemprov Jatim di Jakarta, Zainal Fanani. Ia berjanji akan meneruskannya ke Kantor Gubernur Jawa Timur. (bid)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini