Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati dan Kepala KPPBC Tipe Madya Pabean B Sidoarjo, Pantjoro Agung memimpin razia rokok ilegal di Pasar Kedungmaling, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto, Rabu (21/12/2022).

Bongkah.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mojokerto bersama bersama Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean B (KPPBC) Sidoarjo, Jawa Timur, menggelar razia rokok ilegal, Rabu (21/12/2022). Operasi pasar untuk menggempur peredaran rokok tanpa pita cukai.

Operasi pasar dipimpin Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati Kepala Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean B (KPPBC) Sidoarjo. Razia menyasar para pedagang yang menjual rokok di Pasar Rakyat Kedungmaling, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto.

ads

Bupati Ikfina mendatangi langsung beberapa toko untuk mengecek rokok yang dijual di toko tersebut. Selain itu, pada pelaksanaan operasi pasar rokok ilegal juga turut dihadiri Kepala KPPBC Tipe Madya Pabean B Sidoarjo, Pantjoro Agung; Kepala Satpol PP Kabupaten Mojokerto Eddy Taufiq; Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Mojokerto Gaos Wicaksono; serta Forkopimca Sooko.

Pada momen itu, Bupati Ikfina mengungkapkan, bahwa pada pelaksanaan operasi pasar yang dilaksanakan hari ini untuk memastikan masyarakat yang menjual rokok-rokok dengan pita cukai yang legal dan memberikan edukasi kepada masyarakat terkait dengan pita cukai rokok yang legal maupun yang ilegal.

“Sehingga masyarakat tahu bedanya dan kemudian bersama-sama untuk memerangi rokok dengan pita cukai yang ilegal,” ucap Ikfina pada Rabu (21/12/2022) pagi.

Diketahui, pada pelaksanaan pemeriksaan yang dilakukan oleh Bupati Ikfina bersama Pantjoro Agung akan mengecek rokok ilegal dengan ciri-ciri seperti rokok polos atau tanpa pita cukai, rokok dengan pita cukai bekas, rokok dengan pita cukai berbeda, dan rokok dengan pita cukai palsu.

Pada pelaksanaan operasi ini, Bupati Ikfina tidak menemukan adanya  rokok-rokok dengan pita cukai ilegal. Ia kemudian menempelkan imbauan terkait ciri-ciri rokok ilegal dan sanksi administrasi maupun sanksi pidana untuk masyarakat yang menjualnya.

“Semua yang kita temukan adalah rokok-rokok dengan pita cukai yang legal, sekaligus juga memberikan edukasi beberapa masyarakat yang belum tahu bagaimana ciri-ciri pita cukai yang ilegal sehingga kita lakukan edukasi sekaligus untuk pemeriksaan tadi,” pungkasnya. (bid)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini