LELANG jabatan diselenggarakan PT Pertamina (Persero). Kebijakan baru itu usulan Komisaris Utama Basuki Tjahaja Purnama (kiri), yang direalisasi Direktur Utama PT Pertamina Nicke Widyawati demi menyehatkan dan memperkuat sistem organisasi perusahaan.

bongkah.id —  PT Pertamina (Persero) melelang jabatan. Penawaran disuguhkan lewat aplikasi atau platform digital. Yang bisa diakses seluruh karyawan. Posisi yang ditawarkan beragam. Mulai dari posisi vice president, manager hingga direksi di anak usaha.

“Kami melihat mereka memerlukan flexibility career. Jadi ini cocok sekali dengan tuntutan pengembangan usaha ke depan,” kata Direktur Utama PT Pertamina Nicke Widyawati , dalam diskusi virtual, Senin (10/8/2020).

Menurut dia, setiap karyawannya mendapat jaminan bisa duduk di jabatan strategis melalui lelang jabatan. Syaratnya memiliki kapasitas dan kapabilitas. Yang sesuai dengan kebutuhan perusahaan. Peluang tersebut terbuka bagi para milenial. Tanpa perlu bekerja bertahun-tahun.

Dikatakan, para karyawan yang merasa memenuhi kriteria bisa langsung mendaftarkan diri. Mengikuti tahap seleksi. Dia menjamin sistem lelang lebih mengedepankan prinsip meritokrasi. Disterilkan dari penilaian “like or dislike”. Sistem ini diyakini membuat perusahaan mendapatkan sosok, yang sesuai untuk mengisi sebuah jabatan strategis.

“Jadi mereka apply (ajukan) lalu dilakukan pemilihan. Cara ini membuat perusahaan mendapatkan sosok potensi untuk menempati level berikutnya. Kita kasih kesempatan,” ujarnya.

Dibukanya kesempatan bagi karyawan untuk berada di posisi strategis, diakui, merupakan tanggungjawab Pertamina. Menemukan dan membentuk sumberdaya manusia yang bertanggungjawab. Pun tak hanya melihat profitabilitas semata.

“Dengan ini diharapkan para milenial bertanggungjawab bagaimana mengembangkan generasi di bawahnya. Dari awal kami mendorong bagaimana mereka menjalankan values yang lebih integratif,” tuturnya.

Sebelumnya, Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) Basuki Tjahaja Purnama mengatakan, budaya organisasi di tubuh perusahaan minyak negara itu akan berubah total. Proses reorganisasi dan restrukturisasi di Pertamina akan mengedepankan prinsip meritokrasi. Setiap pegawai akan mempunyai kesempatan sama untuk menjadi pimpinan perusahaan.

“Pertamina akan memasuki budaya baru. Membuka kesempatan kepada seluruh insan Pertamina. Golongan yang Pertamina Reference Level (PRL) di bawah 15 pun berhak mengikuti tes menduduki posisi sampai Senior Vice President (SPV),” kata pria yang karib diundang Ahok ini. (ima)

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here