Pameran lukisan religi bertema “TAQWA” digelar di Galeri Prabangkara, UPT Taman Budaya Jawa Timur menghadirkan karya dari 24 perupa lintas generasi

bongkah.id – Pameran lukisan religi bertema “TAQWA” digelar di Galeri Prabangkara, UPT Taman Budaya Jawa Timur, Jalan Gentengkali Surabaya, sebagai bagian dari rangkaian Pekan Seni Rupa Jawa Timur 2026. Kegiatan yang diinisiasi GEPRAK (Gerakan Perupa Antar Kota) ini berlangsung selama sepekan, mulai 4 hingga 10 Maret 2026.

Pameran ini menghadirkan karya dari 24 perupa lintas generasi, mulai dari seniman senior hingga pelukis muda yang sedang mengembangkan bakatnya di dunia seni rupa.

ads

Kegiatan tersebut sekaligus menjadi momentum menyambut bulan suci Ramadan, dengan menghadirkan karya-karya yang merefleksikan nilai spiritualitas dan religiusitas.

Ketua Umum GEPRAK, Muit Arsa, dalam pengantar pameran menyampaikan bahwa tema taqwa dipilih sebagai refleksi mendalam terhadap makna spiritual dalam kehidupan manusia.

Secara etimologis, kata taqwa berasal dari bahasa Arab taqā yang bermakna menjaga diri dari sesuatu yang membahayakan serta selalu berada dalam kesadaran penuh akan kehadiran Tuhan.

Dalam pengertian luas, taqwa tidak hanya berkaitan dengan ritual ibadah, tetapi juga mencakup seluruh aspek kehidupan—cara berpikir, berbicara, hingga bertindak—yang berlandaskan nilai kebenaran dan ketaatan kepada Sang Pencipta.

“Melalui pameran ini kami ingin menghadirkan ruang dialog spiritual melalui karya seni. Kolaborasi antara perupa senior dan generasi muda diharapkan dapat menjadi wadah transfer pengetahuan, inspirasi kreativitas, serta membuka kesempatan bagi seniman muda untuk berkembang,” tutur Muit Arsa.

Sebanyak 24 perupa yang terlibat dalam pameran ini antara lain Muit Arsa, Buggy, S. Rijal, Tyo Punk, Webeech, Istoyo, Nurul Nuywell, Welldo Winopringgo,

Ada Ahmad Dzawil, Azzahra Adiva, Mada Suradi, Aisyah Hilya, Cholis Rajab, Makrub, Herman Sugianto, Candice Jyotika, Joko Priono, Ani Hasan, Cailyn Bachumaira, Shofia QN, Annisa Nismara, Arik S. Wartono, Paydi, dan Misgeiyanto.

Pameran ini terbuka gratis untuk umum, sehingga masyarakat dapat mengunjungi dan menikmati karya-karya yang memadukan ekspresi seni rupa dengan pesan spiritual. (kim)

 

 

4

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini