Tim Panahan Putri Jawa Timur, Diananda Choirunisa (tengah), Asiefa Nur Haenza (kanan) dan Ika Yuliana Rochmawati (kiri) memamerkan medali emas yang berhasil direbut pada nomor recurve putri beregu di PON XX Papua 2021.

Bongkah.id – Kontingen Jawa Timur menambah lima medali emas di ajang PON XX Papua pada Selasa (5/10/2021). Raihan ini menambah koleksi medali emas Jatim menjadi 26 keping dan masih bertahan di rangking 4 klasemen sementara.

Lima medali emas yang diraih kontingen Jatim pada Selasa masing-masing satu keping disumbang tim Panahan Putri nomor recurve dan empat dari perlombaan Selam Kolam. Dengan tambahan ini, Jawa Timur masih duduk di peringkat 4 klasemen sementara perolehan medali, tertinggal enam keping emas dari Papua di posisi ketiga.

ads

Pada cabang olahraga panahan nomor recurve beregu putri Tim Jatim menurunkan Asiefa Nur Haenza, Ika Yuliana Rochmawati, dan Diananda Choirunisa di kompleks olahraga Kampung Harapan, Sentani Timur, Kabupaten Jayapura, Selasa (5/10/2021). Mereka tak mendapatkan perlawanan berarti dari tim tuan rumah Papua yang diperkuat Bintang Mayla Risqi, Pande Putu Gina Putri dan Rezza Oktavia.

Perolehan emas ini menjadi yang kedua bagi kontingen panahan Jawa Timur, setelah pada Senin, mereka sukses mengamankan satu emas di nomor recurve tunggal putri lewat Diananda Choirunisa. Diananda meraih medali emas setelah di final nomor recurve tunggal putri menghempaskan perlawanan atlet tuan rumah sekaligus rekan di pelatnas, Rezza Octavia, lewat pertarungan ketat dengan skor 6-5.

Sementara pada hari pertama perlombaan selam kolam, kontingen Jawa Timur sukses menunjukkan dominasinya dengan memborong empat medali emas dari enam nomor final di Arena Akuatik Kampung Harapan Kabupaten Jayapura, Selasa (05/10/2021). Peselam Bima Dea Sakti Antono yang turun pada nomor 400 meter surface putra membuka kran emas Jawa Timur setelah mencatatkan waktu terbaik 3 menit 14,40 detik.

Dea mengalahkan atlet DKI Jakarta Shevaa Bima Firmansyah yang membawa pulang perak dengan catatan waktu 3 menit 17,88 detik. Sementara perunggu diraih wakil Jawa Barat Adrian Fadhila Mahandhika dengan waktu 3 menit 21,19 detik.

Medali emas kedua Jawa Timur dipersembahkan pada nomor yang sama. Kali ini, giliran atlet putri mereka, Vania Elvira Elent Rahmadani, yang berhasil mencatatkan waktu tercepat 3 menit 29,07 detik.

Posisi kedua atau peraih perak adalah atlet asal Jawa Barat Oza Feby Mulyani yang mencatat waktu 3 menit 31,59 detik dan perunggu menjadi milik Sahla Hersa Zabrina asal DKI Jakarta dengan waktu 3 menit 45,63 detik.

Selain nomor 400 meter surface, para peselam Jawa Timur juga sukses memboyong dua medali emas dari nomor 100 meter surface putra dan putri.

Petrol Apostle Kambey berjaya di surface putra setelah finis terdepan dengan catatan waktu 36,99 detik, mengungguli peselam Jawa Barat I Putu Bayu Ardhiya Satrio yang membukukan waktu 39,08 detik dan I Putu Sheva Marta Dewa (Bali) dengan waktu 41,12 detik.

Sementara di nomor 100 meter surface putri, Janis Rosalita Suprianyo memberikan kontingen Jatim medali emas keempat dari selam kolam setelah menjadi yang terdepan dengan catatan waktu terbaik 40,99 detik.

Dia mengalahkan peselam Bengkulu Seroja Mutiara Abadi dengan waktu 42,65 detik dan Ashifa Helsa Ashuroh (Jawa Tengah) di posisi ketiga dengan catatan waktu 43,08 detik.

Sedangkan dua medali emas sisanya pada perlombaan hari pertama ini diraih Andityo Panigoro asal DKI Jakarta pada nomor 100 meter bifins putra dan Raqi’el Az-Zahra asal Jawa Barat memenangi sektor putri. (bid)

Berikut Klasemen Sementara Perolehan Medali PON XX Papua 2021:

  1. DKI Jakarta: 39 emas, 27 perak, 32 perunggu
  2. Jawa Barat: 32 emas, 29 perak, 37 perunggu
  3. Papua: 32 emas, 15 perak, 35 perunggu
  4. Jawa Timur: 26 emas, 26 perak, 22 perunggu
  5. Bali: 11 emas, 4 perak, 12 perunggu
  6. Jawa Tengah: 10 emas, 20 perak, 22 perunggu
  7. Riau: 7 emas, 8 perak, 5 perunggu
  8. Sumatera Utara: 5 emas, 8 perak, 8 perunggu
  9. Sumatera Barat: 3 emas, 2 perak, 9 perunggu
  10. Aceh: 3 emas, 2 perak, 2 perunggu

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini