Ini sosok MDH, warga negara Palestina yang kabur dari Rumah Detensi Imigrasi (Rudenim) Surabaya di Raci, Pasuruan, Jawa Timur.

Bongkah.id – Kepolisian Daerah Jawa Timur memburu warga negara Palestina yang kabur dari Rumah Detensi Imigrasi (Rudenim) Surabaya di Raci, Pasuruan. WNA berinisial MDH melarikan diri dengan mencuri mobil plat merah chevrolet jenis Orlando berwarna hitam nomor polisi N 1030 SP.

Sebelum berhasil kabur, MDH berkelahi dengan petugas Rudenim. Perkelahian terjadi saat deteni berusaha merebut motor.

ads

Pelarian deteni berinisial MDH itu berawal saat penjaga Rudenim hendak melakukan penguncian blok hunian. Sesuai SOP, petugas mengontrol tiap blok dan petugas berada di lorong blok deteni.

“Awalnya situasi kondusif dan aman,” kata Kadiv Keimigrasian Kanwil Kemenkumham Jatim Jaya Saputra, Selasa (4/1/2022).

Hingga beberapa saat kemudian, deteni asal Palestina itu mengambil jemuran dan tiba-tiba lari keluar blok dan berusaha mengambil motor petugas. Sesaat setelah sampai di bagian depan Rudenim, deteni MDH merusak tempat penyimpanan kunci mobil.

MDH lalu mengambil mobil yang ada di garasi. Deteni berusia 41 tahun itu melarikan diri dengan menabrakkan mobil berkali-kali ke pintu pagar.

“Saat ini kami telah berkoordinasi dengan pihak kepolisian maupun TNI untuk pencarian,” terang Jaya.

Pihak Kemenkumham berkolaborasi dengan TNI/ Polri untuk melakukan pencarian. Polda Jatim sudah meminta informasi dari pihak Rudenim dan menyita mobil yang sempat dibawa kabur oleh deteni MDH.

“Karena ditemukannya di masjid, kami juga meminta keterangan dari pihak masjid, untuk mencari tahu ke arah mana, larinya yang bersangkutan. Kami juga akan mengambil beberapa titik CCTV yang diduga dilintasi oleh WNA tersebut,” jelas Kombes Pol  Gatot Repli Handoko, Selasa (4/1/2022) siang.

Tim gabungan dari Polres Pasuruan Kabupaten dan Kota, dibantu dari Ditkrimsus dan Ditkrimum Polda Jatim, sudah turun mencari bersangkutan. Pihaknya memperkirakan MDH masih berada di wilayah Jatim.

“Sehingga kami juga meminta bantuan masyarakat jika melihat yang bersangkutan,” tambahnya.

Sampai saat ini, kepolisian masih belum bisa menentukan status bagi WNA yang kabur tersebut. Apakah berstatus DPO apa tidak, karena sampai saat ini masih dalam proses penyelidikan.

“Kami belum bisa pastikan status WNA yang kabur karena masih penyelidikan,” tukas Gatot. (bid)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini