Kapolda Jatim Irjen Pol Moh. Fadil Imran bersama pengurus PWI Jatim

bongkah.id – Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jatim kini tahu tentang konsep Kampung Tangguh Semeru untuk menekan angka penyebaran COVID, yang digagas Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Mohammad Fadil Imran. Konsep awalnya sebagai program kamtibmas, menjaga ketertiban masyarakat dari tindak kriminalitas

“Kampung Tangguh Semeru ini saya inisiasi bukan hanya saat pandemik COVID-19. Sudah sejak lama. Sebelum menjabat Kapolda Jatim. Konsep Kampung Tangguh Semeru ini awalnya sebagai aplikasi Kamtibmas,” kata Fadil di Mapolda Jatim, Surabaya, Kamis (17/06/2020).

Konsep” Kampung Tangguh Semeru” ini, menurut ia, tidak hanya sebagai antisipasi penyebaran COVID-19. Konsepnya untuk meningkatkan kualitas kampung di seluruh Jatim dari tindak kriminalitas.

“Di saat pandemik COVID-19, memang menjadi antisipasi penyebaran virus corona. Namun Kampung Tangguh Semeru ini nantinya dikembalikan pada konsep awalnya. Sebagai program kamtibmas untuk menjaga ketertiban masyarakat dari tindak kriminalitas,” ujarnya.

Dipaparkan Fadil, inisiasi Kampung Tangguh Semeru prinsip dasarnya, adalah partisipasi. Yakni partisipasi masyarakat di setiap pengurus RW dengan keterlibatan langsung masyarakat.

Saat ini Kampung Tangguh sudah berkembang. Menjadi pasar tangguh, mal tangguh, industri tangguh dan anggota tangguh. Ke depan pihaknya akan membuat ruang publik tangguh.

Kapolda Jatim Irjen Pol Moh. Fadil Imran dan Ketua PWI Jatim Ainur Rofiq
Kapolda Jatim Irjen Pol Moh. Fadil Imran dan Ketua PWI Jatim Ainur Rofiq

“Ruang publik tangguh yang akan didirikan, sebagai upaya mengurangi pasien positif COVID-19. Pasalnya, sampai saat ini data di Jawa Timur khususnya Surabaya masih tinggi. Hal ini dikarenakan kurangnya kesadaran masyarakat menerapkan protokol kesehatan,” tambahnya.

Sementara Ketua PWI Jawa Timur Ainur Rohim mengaku, sangat mengapresiasi konsep Kampung Tangguh Semeru. Konsep yang diinisiasi Kapolda Jatim itu dinilai mampu menjadi salah satu solusi dalam menekan dan mengurangi penularan virus corona di Jatim dan Surabaya khususnya.

“Saya rasa cukup baik apa yang dikerjakan Kapolda Jatim lewat konsep Kampung Tangguh Semeru di setiap RW di wilayah Jawa Timur. Konsep ini melibatkan peran serta masyarakat dalam menjaga kampung yang aman dari COVID-19. Juga, tindak kriminalitas jalanan,” kata Ainur Rohim.

Selain membahas konsep Kampung Tangguh Semeru, Ainur berharap pertemuan tersebut menjadi awal yang baik untuk melakukan kerja sama berbagai bidang antara Polri dan wartawan yang ada di Jawa Timur. (ima)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here