Danrem 082/CPYJ Kolonel Infantri Muhammad Dariyanto memantau proses pemindahan warga positif COVID-19 ke tempat isolasi terpusat di eks Gedung Balai Latihan Kerja Kota Kediri.

Bongkah.id – Prajurit TNI dari Korem 082/CPYJ menjemput tujuh warga Kota Kediri yang positif COVID-19. Tujuh orang terpaksa dijemput karena tidak disiplin menjalani isolasi mandiri, bahkan kepergok keluyuran.

Komandan Korem 082/CPYJ  Kolonel Infantri Muhammad Dariyanto turun langsung memantau proses penjemputan tujuh warga positif COVID-19 berstatus orang tanpa gejala (OTG) tersebut di Kelurahan Bandar Lor, Kecamatan Mojoroto,  Kota Kediri. Mereka dipindahkan ke tempat isolasi terpusat di eks Gedung Balai Latihan Kerja Kota Kediri.

“Hari ini ada 7 orang pasien Covid-19 di Kota Kediri yang dipindahkan ke tempat isolasi terpusat, ” ujar  Kolonel Infantri Muhammad Dariyanto.

Dariyanto menyatakan, penjemputan dan pemindahan tujuh orang terpaksa dilakukan karena tingkat kedisiplinan mereka saat menjalani isolasi mandiri dinilai masih rendah. Sehingga rawan terjadi penularan Covid 19 di lingkungan pasien.

“Pemindahan isoman akan dilakukan setiap hari hingga semua pasien Covid-19 tanpa gejala menjalani isolasi di tempat karantina terpusat,” tandasnya.

Ratusan personel gabungan TNI-Polri, BPBD, Satpol PP dan Dinas Kesehatan disiagakan untuk melakukan upaya ini.
Selain itu, angka kematian isoman juga masih tinggi. Dari data Dinas Kesehatan Kota Kediri, rata-rata ada 1 hingga 2 pasien isoman meninggal dunia setiap harinya.

“Satgas Covid-19 Kota Kediri juga mengimbau agar pasien menjalani isolasi di tempat karantina agar mempermudah pengawasannya, ” ujarnya. (bid)

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here