Wabup Sidoarjo, Hj Mimik Idayana, secara simbolis menyerahkan rumah baru untuk kakek pemulung Suwarno.

bongkah.id – Tiap pagi, kakek Suwarno (65) berjalan pelan menyusuri gang sempit Desa Sidorejo, Krian, Sidoarjo, Jawa Timur, membawa karung lusuh berisi barang bekas.

Tangannya keriput, tubuhnya renta, namun matanya tetap waspada, menelusuri setiap sudut untuk menemukan sesuatu yang bisa dijual demi sesuap nasi. Hujan semalam masih meninggalkan genangan di jalan; rumah reyotnya yang bocor jelas tak memberi perlindungan.

ads

Namun, Kamis (15/1/2026) menjadi titik balik bagi kakek pemulung ini. Wakil Bupati Sidoarjo, Hj Mimik Idayana, hadir menyerahkan rumah layak huni bagi Suwarno berupa bantuan dari program P2CKTR (Peningkatan Kualitas Kawasan Permukiman dan Perumahan).

“Rumah adalah hak dasar setiap warga negara. Tidak ada yang boleh tinggal di rumah yang membahayakan keselamatan dan kesehatannya,” tegas Mak Mimik sambil menepuk bahu Suwarno.

Di sisi lain, Kepala Desa Sidorejo, Heri Sucipto Achmadi, menambahkan, “Ini bukan sekadar rumah baru, tapi bukti bahwa pemerintah hadir di tengah masyarakat. Kami akan terus mendata warga yang membutuhkan bantuan serupa.”

Bagi Suwarno, rumah baru itu bukan hanya soal atap dan dinding yang kokoh. “Saya tidak pernah menyangka bisa tinggal di rumah seperti ini. Terima kasih kepada pemerintah yang peduli dengan orang kecil seperti saya,” katanya sambil meneteskan air mata bahagia.

Program P2CKTR menargetkan warga berpenghasilan rendah dan kelompok rentan untuk memiliki tempat tinggal yang aman, sehat, dan bermartabat. Setiap rumah yang direnovasi berarti memberi harapan baru, kesempatan untuk hidup lebih layak dan nyaman.

Usai seremonial, gang sempit Sidorejo tampak lebih cerah. Suwarno melangkah ke rumah barunya, tersenyum, menatap langit yang jernih sesudah hujan.

Dari karung bekas ke rumah layak huni, perjalanan hidupnya menjadi bukti bahwa perhatian pemerintah bisa mengubah nasib, di usia senjanya. Dan senyum Suwarno, yang dulu tersembunyi di balik kepenatan hidup, kini terpancar jelas, hangat seperti sinar matahari yang baru terbit dari ufuk timur. (anto)

7

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini