Bongkah.id – Gedung Sekolah Rakyat di SKB Mojoagung, Kabupaten Jombang, kini berdiri dengan wajah baru. Setelah melalui proses renovasi yang cukup panjang, deretan ruang kelas, perpustakaan, musala, hingga asrama putra dan putri tampak siap digunakan.
Kepala Dinas Sosial Jombang, Hari Purnomo, menuturkan bahwa penentuan tenaga pengajar untuk Sekolah Rakyat sudah rampung. ”Jadi sudah ditentukan oleh Kemensos. Total ada 17 orang,’’ ujarnya, Jumat (11/7/2025).
Sejalan dengan itu, sosialisasi pun digelar di gedung SKB Mojoagung. Para guru diperkenalkan pada ruang-ruang yang akan menjadi tempat mereka mendidik generasi baru. ”Tadi sudah kita ajak ke sana (SKB Mojoagung),’’ papar Hari.
Di antara 17 guru tersebut, sudah termasuk kepala sekolah yang akan memimpin jalannya Sekolah Rakyat. Andik Minarto dipercaya menduduki posisi tersebut. Nantinya, para guru akan mengajar berbagai mata pelajaran, mulai dari bimbingan konseling, biologi, ekonomi, fisika, geografi, IPA, IPS, kimia, matematika, PPKN, sejarah, dan lainnya. ”Guru sudah lengkap,’’ tambah Hari.
Meski begitu, persiapan belum sepenuhnya rampung. Hari mengakui, tenaga kependidikan di luar guru seperti wali asuh, wali asrama, tata usaha, bendahara, hingga operator masih menunggu kepastian. ”Jadi mereka sudah tes namun belum pengumuman,’’ jelasnya.
Selain itu, posisi tenaga pendukung lain seperti satpam, juru masak, dan cleaning service juga belum diumumkan. Hari menyebut, pihaknya masih menunggu petunjuk lebih lanjut dari Kemensos. ”Insyaallah dalam beberapa hari ini. Karena 14 Juli akan dimulai serentak,’’ pungkasnya.
Seluruh item pekerjaan fisik memang telah tuntas. Kontrak kerja proyek tahap I pun berakhir. Ruang kantor, ruang pengasuh, lab IPA, dapur kotor dan bersih, ruang makan, hingga ruang tunggu sudah rapi berdiri dengan perabotan pendukung seperti meja, kursi, almari, hingga tempat tidur. Komang Arya, pengawas K3 Health, Safety, and Environment (HSE), memastikan semuanya telah siap digunakan. ”Jadi hari ini memang hari terakhir pengerjaan. Ini sudah rampung semua,” ungkapnya.
Kini, tinggal menunggu langkah akhir, memastikan para tenaga pendukung lengkap, agar Sekolah Rakyat benar-benar siap membuka lembaran baru bagi anak-anak Jombang. (ima/sip)