PRAJURIT Bataliyon Infanteri (Yonif) 5 Marinir tengah mencampur semen dengan peralatan molen, untuk membantu pembangunan saluran irigasi di Desa Kedung Kembar, Kecamatan Prambon, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, dalam program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-109 tahun 2020.

bongkah.id – Masyarakat Desa Kedung Kembar, Kecamatan Prambon, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, kini tak lagi kerepotan untuk mendapatkan air untuk kebutuhan sawah. Pun keperluan lainnya. Ini karena saluran irigasi desa sudah terbangun sempurna. Dengan proses pembangunan yang mendapat bantuan prajurit Yonif 5 Marinir dalam program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-109 tahun 2020.

“Keikutsertaan unsur TNI, Polri, serta instansi pemerintahan dan masyarakat dalam TMMD ini sebagai sarana memperkokoh sinergitas yang sudah terbangun selama ini. Masa pandemi Covid-19, tidak mengganggu jalannya kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD),” kata Komandan Batalyon Infanteri 5 Marinir Letkol Marinir Supriyadi M, Tr. Hanla di ruang kerjanya, Kamis (8/10/2020).

Keterlibatan prajurit korps marinir dalam TMMD ke-109 tahun 2020 tersebut, menurut dia, bergabung dengan prajurit dari Kodim 0816 Sidoarjo, instansi pemerintahan dan masyarakat. Sasaran fisiknya membangun jalan, pengecoran pembatas jalan dan saluran irigasi.

“TMMD tersebut dilaksanakan dengan tujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pembangunan infrastruktur, yang belum ada. Demikian pula memperbaiki infrastruktur yang sudah ada, tapi kondisinya memerlukan pemeliharaan, perawatan dan renovasi,” ujarnya.

Seluruh prajurit yang terlibat dalam kegiatan TMMD tersebut, dikatakan, sepanjang proses pembangunan bersama masyarakat dan instansi terkait, selalu patuh dalam melaksanakan protokol kesehatan. Selain memakai masker yang sesuai standart kesehatan dari WHO. Demikian pula dalam pelaksanaan jaga jarak pada setiap kegiatan.

Ratusan anggota Satgas TMMD yang diterjunkan di lokasi Desa Kedung Kembar, diakui, bekerja tiap hari untuk menyelesaikan pembangunan proyek TMMD. Kehadiran personil TNI dalam proses pembangunan di tengah masyarakat itu, memberikan suasana berbeda. Karena selama pelaksanaan TMMD anggota Satgas menempati rumah warga.

Dalam program TMMD ke-109 tahun 2020, menurut dia, ada tujuh lokasi yang menjadi sasaran fisik. Yaitu pembangunan penyangga jalan Jati Alun-alun, penyangga jalan Cangringturi, penyangga jalan Simpang, normalisasi Kali Avour, pembangunan plengsengan/sirip jembatan, pagar SD dan pemasangan lampu PJU. (rim)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here