bongkah.id – Aksi kemanusiaan seorang dokter di Surabaya menyita perhatian publik.
Dokter Rosa, yang juga mitra pengemudi transportasi online, berhasil membantu proses persalinan darurat seorang ibu hamil di dalam mobil yang dikemudikannya. Ibu dan bayi berhasil diselamatkan dan kini dalam kondisi sehat.
Peristiwa menegangkan sekaligus mengharukan ini menyorot sosok Dokter Rosa, yang menunjukkan profesionalisme medisnya di saat yang paling tak terduga.
Peristiwa ini terjadi pada Senin (19/1/2026) malam, saat itu Dokter Rosa sedang menjalankan rutinitasnya mencari penumpang atau on-bid.
Ia tidak menyangka bahwa keahlian medisnya akan sangat dibutuhkan dalam sebuah perjalanan yang akan selamanya ia kenang. Ketika penumpang yang tengah hamil tua mendadak mengalami kontraksi hebat disertai pecahnya air ketuban.
Menyadari kondisi darurat tersebut, Rosa segera mengambil tindakan medis seadanya di dalam kendaraan sebelum sempat mencapai fasilitas kesehatan.
Dengan keterampilan dan ketenangan sebagai tenaga medis, Dokter Rosa memimpin proses persalinan hingga bayi lahir dengan selamat.
Setelah itu, ibu dan bayi langsung dibawa ke fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan penanganan lanjutan dan dinyatakan dalam kondisi stabil.
Di balik aksinya, Rosa diketahui merupakan dokter aparatur sipil negara (ASN) yang tengah menempuh pendidikan dokter spesialis di Universitas Airlangga, Surabaya.
Aktivitasnya sebagai pengemudi taksi online dijalani untuk menopang kebutuhan sehari-hari selama masa pendidikan.
Situasi tak terduga tersebut justru mempertemukan profesi dan panggilan kemanusiaannya.
Aksi heroik Rosa menuai apresiasi luas dari masyarakat. Banyak warganet menyebut tindakannya sebagai cerminan profesionalisme dan kepedulian tenaga kesehatan di luar ruang praktik formal.
Pihak Grab Indonesia pun menyampaikan kebanggaannya terhadap mitra pengemudi yang menunjukkan nilai empati, keahlian, dan kemanusiaan dalam kondisi darurat.
Perhatian juga datang dari pemerintah.
Dokter Rosa berkesempatan bertemu Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin dan Wakil Menteri Kesehatan Benjamin Paulus Octavianus sebagai bentuk dukungan dan penghargaan atas aksi kemanusiaan tersebut.
Kisah Dokter Rosa menjadi pengingat bahwa kesiapsiagaan dan dedikasi tenaga kesehatan dapat menyelamatkan nyawa kapan pun dan di mana pun.
Di tengah keterbatasan, kepedulian dan keberanian mengambil keputusan cepat menjadi kunci lahirnya harapan baru. (kim)





























