
Pada 2 Oktober 2023, Adira Finance telah menyelesaikan transaksi pembelian saham HCI dengan menandatangani Akta Pengalihan Saham HCI. Dalam hal ini Adira Finance hanya menjadi pemegang saham minoritas (9,83%).
“Kami berharap transaksi ini dapat membantu meningkatkan kolaborasi strategis kami sehingga dapat menjangkau pasar yang lebih luas serta memperkuat posisi kami di dalam negeri,” ujar Presiden Direktur Adira Finance, Dewa Made Susila.
Pada akhirnya, melalui kolaborasi yang lebih kuat dalam MUFG Group, Adira Finance berharap dapat memberikan layanan yang lebih baik kepada pelanggan dan mitra. Sepanjang 9M2023, Adira Finance berhasil mencatatkan kinerja yang baik, pembiayaan baru tumbuh sebesar 39% y/y menjadi sebesar Rp 30,4 triliun.
Seluruh segmen pembiayaan mengalami kenaikan terutama sepeda motor sebesar 45%, diikuti mobil dan non otomotif (multiguna, durables, dan lainya) masing-masing sebesar 35% y/y. Sementara itu, piutang pembiayaan yang dikelola Perusahaan (termasuk pembiayaan bersama) pada posisi September 2023 mencapai Rp 52,8 triliun.
“Angka tersebut meningkat 26% y/y dibandingkan periode sama tahun sebelumnya,” kata Dewa Made.

Bidik Perjalanan Umrah untuk Dongkrak Pembiayaan Syariah
Adira Finance juga terus mendorong pertumbuhan penyaluran pembiayaan baru syariah. Pembiayaan baru syariah tercatat mengalami pertumbuhan sebesar 39% y/y menjadi Rp 6,4 triliun, atau 21% dari total pembiayaan baru perusahaan.
Saat ini Adira Finance memiliki produk pembiayaan otomotif syariah dengan menggunakan akad murabahah, serta produk pembiayaan AMANAH (Adira Multi Dana Syariah) yaitu fasilitas pembiayaan multiguna yang berlandaskan prinsip syariah. Selain itu, bagi masyarakat yang ingin melaksanakan ibadah Umrah, Adira Finance memiliki produk pembiayaan Syariah Umrah melalui travel umrah lokal dan nasional dari mitra Adira Finance yang terpercaya.
“Secara regional, pembiayaan baru Adira Finance wilayah Jawa Timur di 9M23 tercatat mencapai Rp 2,4 triliun, naik 36% y/y. Kenaikan ini terutama didorong pertumbuhan pembiayaan baru segmen mobil dan non otomotif masing-masing sebesar 54% y/y dan 39% y/y. Sementara itu, pembiayaan baru segmen sepeda motor tumbuh sebesar 26% y/y. Secara keseluruhan, area Jawa Timur berkontribusi sekitar 8% dari total pembiayaan baru Adira Finance,” kata Kawil Adira Finance Jawa Timur Agus Hartanto.
Seiring dengan antusiasme masyarakat terhadap kendaraan listrik yang terus meningkat dan guna mendukung pertumbuhan ekosistem kendaraan listrik di Indonesia, Adira Finance telah menyediakan pembiayaan kendaraan ramah lingkungan seperti sepeda motor listrik dan mobil listrik dari beberapa produsen beragam merek. Hingga September 2023, pembiayaan kendaraan listrik terus menunjukan tren kenaikan siginifikan dibandingkan periode sama tahun sebelumnya.
Terkait jaringan usaha, per 30 September 2023 Adira Finance telah mengoperasikan 470 jaringan usaha di seluruh Indonesia dengan didukung sekitar 17 ribu karyawan, untuk melayani sekitar 1,9 juta konsumen.