Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta didampingi Dirlantas Kombes Pol Latief Usman saat meninjau kesiapan posko terpadu angkutan laut lebaran 2022 di pintumasuk Jatim, Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, Minggu (24/4/2022).

Bongkah.id – Sebanyak 195 pos pengamanan arus mudik lebaran di Jawa Timur mulai beroperasi, Senin (25/4/2022). Masyarakat diimbau mengantisipasi 12 titik rawan kemacetan di ruas jalan sepanjang Jatim.

Sebanyak 195 pos pengamanan mudik Lebaran 2022 dijaga tim gabungan dari personel kepolisian, TNI, satpol PP dan linmas. Di posko-posko tersebut, tersedia berbagai layanan terpadu, antara lain kesehatan yang juga menyiapkan vaksinasi booster bagi pemudik.

ads

“Di seluruh Jawa Timur ada 195 pospam, kemudian 59 posyan dan 10 pos terpadu. Pemudik diwajibkan melaksanakan vaksin ketiga atau booster,” ujar Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta saat mengecek pos keamanan dan pelayanan di Stasiun Pasar Turi, Surabaya, Senin (25/4/2022).

Sejumlah petugas yang siaga di posko akan memastikan arus mudik dan balik Lebaran tahun ini berjalan lancar. Termasuk untuk mengurai kemacetan di sejumlah ruas jalan.

Berdasar pemetaan dari Forkopimda Jawa Timur, di ruas jalan sepanjang Jawa Timur, terdapat ada 12 titik yang rawan macet. Titik rawan macet itu berada di Kota Surabaya, Kota, Batu, Kota dan Kabupaten Malang, Gresik, Sampang, Sidoarjo, Mojokerto, Jombang, Madiun, Lumajang, dan Bayuwangi.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menjelaskan, titik kemacetan di sejumlah ruas jalan dipicu beberapa sebab. Antara lain, pasar tumpah, exit tol, perlintasan sebidang, serta penyempitan ruas jalan.

Misalnya, pasar tumpah, hendaknya dilakukan pengaturan sehingga tidak mengganggu arus lalu lintas. ”Kami sangat membutuhkan peran dari stakeholder di daerah,” ujar Khofifah.

Khofifah memperkirakan penumpang yang menggunalan jalan raya mencapai 87.794 orang per hari. Adapun kenaikan 35% dibanding kondisi normal 65.033 orang per hari.

Tingginya pengguna moda jalan darat disebabkan infrastruktur yang sudah tersedia. Pemudik lebih senang melewati jalan tol. Selain itu, aturan pelaku perjalanan dalam negeri (PPDN) menyebabkan warga lebih nyaman menggunakan kendaraan sendiri.

Prediksi itu diperkuat dari hasil survei jelang mudik Lebaran. Sedikitnya 26% responden memilik mudik menggunakan kendaraan pribadi dan 19,8% sepeda  motor.

Transportasi bus berada peringkat ketiga digunakan 16,5%. Pemerintah provinsi pun memastikan ketersediaan kendaraan. Ada 184 perusahaan otobus yang menyiapkan armada. Todal ada 4.113 unit yang disodorkan. Setelah diperiksa, hanya 3.692 unit yang siap beroperasi.

“Rinciannya, 3.362 unit kelas ekonomi, sisanya non ekonomi. Armada tersebut melayani 219 trayek,” papar Khofifah. (bid)

Daftar 12 Titik Rawan Macet di Jatim:

  1. Kota Surabaya (Exit Tol Warugunung)
  2. Kota Batu (Jalan Soekarno, Jalan Pattimura)
  3. Kota Malang (Jalan Raya Tlogomas, Jalan Panji Suroso, Jalan Kol. Sugiono)
  4. Malang (Pasar Lawang, Simpang 3 Karang Ploso, Jalan Karanglo, Jalan Raya Bululawang).
  5. Gresik (Exit Manyar–Gresik)
  6. Sampang (Jalan Raya Bangkalan–Sampang–Pamekasan)
  7. Mojokerto (Simpang 4 Kenanten, Jalan Raya Mojoagung)
  8. Sidoarjo (By Pass Krian, Jalan Raya Sepanjang, Simpang 3 Medaeng)
  9. Jombang (Exit Tol Bandar, perlintasan sebidang Bandar)
  10. Madiun (Jalan Raya Madiun–Surabaya)
  11. Lumajang (Jalan Ruas Probolinggo–Lumajang)
  12. Banyuwangi (Pasar Ketapang)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini