HARI PAHLAWAN. Sebanyak 12 seniman lukis mengekspresikan kemampuannya di kompleks Candi Brahu, Desa Bejijong, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, Rabu (10/11/2020). Kegiatan yang diselenggarakan Lembaga Bala Maja Nuswantara itu untuk memperingati Hari Pahlawan dan Hari Jadi Kerajaan Majapahit ke-727.

bongkah.id – Sebanyak dua belas seniman melukis On The Spot (OTS) di  Kompleks Candi Brahu di Desa Bejijong, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto, Rabu (10/11/2020). Kegiatan itu untuk memperingati Hari Pahlawan. Pun Hari Jadi Kerajaan Majapahit ke-727.

“Kompleks Candi Brahu dipilih dalam mengekspresikan sikap penghormatan terhadap para pahlawan, karena candi itu merupakan tempat pengabuan para raja-raja Majapahit. Cukup dalam satu tempat, kami bisa memperingati dua kegiatan,” kata ketua Lembaga Bala Maja Nuswantara, Novi Kurnianto saat ditemui, Jumat (12/11/2020).

Selain memperingati Hari Pahlawan dan Hari Jadi Majapahit ke-727, menurut dia, kegiatan Lembaga Bala Maja Nuswantara itu bertujuan mempersatukan pegiat seni dan budaya. Kegiatan yang dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang serasi, seimbang, serta selaras antara kebutuhan material dan spritual.

Juga, mampu mencerdaskan masyarakat serta sumber daya manusia melalui usaha-usaha yang teratur, berkesinambungan, dan terakomodir dalam sistem sosial kemasyarakatan. Kegiatan yang memiliki dedikasi dalam berkesenian, berkebudayaan, dan pariwisata.

Dikatakan, seniman nasional yang diundang sebanyak 25 orang. Namun, yang dapat hadir sebanyak 12 orang. Mereka datang dari seluruh Jawa Timur.

Jumlah seniman yang berkumpul dalam Lembaga Bala Maja Nuswantara, diakui, sesungguhnya sangat banyak. Dengan latar belakang yang beragam.

Namun, dilakukan pembatasan peserta. Menurut Novi, untuk mematuhi anjuran pemerintah. Misalnya, menghindari kerumunan masa, menjaga jarak, dan melaksanakan protokol kesehatan.

Bukti dari pembatasan tersebut, tambahnya, dengan dipilihnya kegiatan melukis. Dengan tidak mengabaikan potensi pelukis untuk tetap berekspresi.

Setiap kegiatan kedepannya diharapkan Novi, dapat menyatukan rasa antar pegiat seni dan budaya secara nasional agar budaya tidak terkikis oleh perkembangan zaman. Dari karya para seniman seni rupa tersebut akan dilelang dan hasilnya akan dipergunakan untuk kegiatan selanjutnya. (sam)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here