Anggota KTH Wonosalam, Jombang, mengendalikan listrik untuk pemeliharaan ikan, Selasa (12/12/2023).

Bongkah.id – Energi listrik tidak hanya digunakan di sektor pertanian, tetapi juga untuk menunjang sektor perikanan. Di Kecamatan Wonosalam, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, peternak ikan merekayasa tenaga listrik  untuk menghemat biaya mulai dari pembibitan hingga pemeliharaan.

Salah satu anggota Kelompok Tani Hutan (KTH) di Wonosalam, Kabupaten Jombang, Suyitno, sudah membuktikannya. Dia tidak ragu menggunakan energi listrik untuk mengelola 8 kolam ikan seluas lebih kurang berdiameter 4.

ads

“Di sini kami usaha pembesaran ikan koi, dan ikan nila mulai dari benih hingga tumbuh besar. Untuk kolam ikan luas berdiameter 4. persegi dengan jumlah ikan sekitar 1000 ekor per kolam,” ujar dia. Selasa (12/12/2023).

Suyitno menggunakan tenaga listrik untuk mengoperasikan sarana pengelolaan kolam ikannya. Listrik digunakan untuk menggerakkan pompa air, menggerakkan alat pemberi makan otomatis, hingga penerangan.

Selama ini, Suyitno mengaku tidak mendapatkan masalah dengan menggunakan listrik untuk berbagai sarana itu. Justru dia mampu menghemat banyak anggaran untuk itu.

Suyitno membandingkannya dengan biaya yang harus dia keluarkan untuk bahan bakar minyak (BBM) yang mencapai Rp 3 juta setiap bulan. Dengan menggunakan berbagai peralatan bertenaga listrik, dia hanya perlu mengeluarkan biaya sekitar Rp 150.000 tiap bulan.

“Dengan menggunakan listrik untuk tenaga pompa air sangat efisien. Jauh lebih hemat dibandingkan bila menggunakan pompa portabel berbahan bakar bensin atau solar.” jelas dia. (ima)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini