WALI Kota Mojokerto Ika Puspitasari (kanan, berhijab merah) menyapa para pejabat yang mengalami mutasi dan promosi untuk jabatan baru, setelah pelantikan di Sabha Kridatama Pendopo Rumah Rakyat, jalan Hayam wuruk, Jum’at (11/6/2021). (dok. IMcom)

bongkah.id – Sebanyak 62 pejabat Pemerintah Kota (Pemkot) Mojokerto mengalami mutasi dan promosi. Proses tersebut untuk menyempurnakan penyegaran sistem pemerintahan. Pun melengkapi struktur OPD (Organisasi Pemerintahan Daerah) yang selama ini dipimpin Pelaksana tugas (Plt) kepala dan direktur.

“Mutasi dan promosi sebagai bentuk kepentingan organisasi dan analisis beban kerja tentunya ASN yang mempunyai kompetensi sehingga dapat meningkatkan kualitas pelayanan khususnya bagi masyarakat Kota Mojokerto dan produktivitas masing-masing OPD,” kata Walikota Ika Puspitasari usai pelantikan digelar di Sabha Kridatama Pendopo Rumah Rakyat, jalan Hayam wuruk, Jum’at (11/6/2021).

ads

Menurut dia, pelantikan pejabat saat ini merupakan hasil seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP), yang pertama kalinya dilantik pada Tahun 2021. Para pejabat tersebut telah memperoleh surat rekomendasi dari Kepala Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN).

Pejabat yang dilantik, dikatakan, sebanyak 62 orang. Mereka terdiri dari empat orang jabatan tinggi pratama, 27 administrasi, dan 31 pengawas di lingkungan Pemkot Mojokerto.

Wanita yang karib disapa Ning Ita itu berharap, pejabat yang diberi kepercayaan dapat mengemban jabatannya secara amanah. Menjalankan tugas pokok dan fungsi jabatan penuh tanggungjawab dan profesional. Mereka diwajibkan membawa kebaikan untuk pemerintah, juga bermanfaat bagi masyarakat Kota Mojokerto.

Karena itu, seluruh pejabat yang baru dilantik ini diminta segera menyesuaikan diri. Adaptasi secara internal dan eksternal organisasi, sehingga mempercepat tugas-tugas yang dibebankan. Pergantian pejabat ditegskan tidak hasrus membuat kemunduran organisasi kerja. Sebaliknya kian mempercepat sistem pemerintahan, karena munculnya ragam inovasi kerja positif dari pejabat baru.

“Pejabat yang baru dilantik diharuskan membawa Trigger perubahan disetiap OPD. Selain itu, membentuk sosio cultural lebih baik, pelayanan cepat, dan mampu melayani aspirasi masyarakat pembangunan dan pemberdayaan,” ujarnya.

Sedangkan mutasi jabatan yang berlangsung itu antara lain untuk mengisi kursi pucuk pimpinan OPD Dinas Sosial, Dinas Lingkungan Hidup, dan Dinas Koperasi UKM Perindustrian dan Perdagangan (Diskopukmperindag). Selain itu, BLUD, RSUD Dr Wahidin Sudiro Husodo. Sistem organisasi keempat instansi tersebut sebelumnya dipimpin oleh Pelaksana tugas (Plt) kepala dan direktur.

Posisi Kepala Dinas Sosial kini diisi Choirul Anwar, yang sebelumnya menjabat Kabag Kesra Sekdakot. Jabatan yang dilepas Choirul Anwar ditempati Iwandoko, yang sebelumnya memegang jabatan Kepala Bidang Tenaga Kerja, Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerja. Sementara Heru Setyadi yang sebelumnya menduduki Plt Kepala Dinsos menempati pos baru sebagai Sekretaris Dinas Pemuda dan Olahraga.

Jabatan Kepala Dinas Lingkungan Hidup yang dijabat Amin Wachid sebagai Plt kini dijabat secara definitif oleh Bambang Mujiono. Sementara posisi Camat Magersari yang ditinggalkan Bambang Mujiono ditempati Modjari, yang sebelumnya menjabat Sekretaris Dinas Perhubungan.

Selanjutnya, Kabag Umum Sekdakot Ani Wijaya yang merangkap Plt Kepala Diskopukmperindag akhirnya didefinitifkan sebagai pimpinan OPD tersebut. Untuk jabatan Direktur RSUD Dr Wahidin Sudiro Husodo dipercayakan kepada dr. Triastutik Sri Prastini, yang sebelumnya menjabat Wakil Direktur Pelayanan dan Pendidikan di rumah sakit milik Pemkot Mojokerto itu.

Keempat pejabat teras tersebut didaulat menduduki kursi jabatan baru setelah berhasil meraih ranking teratas dalam ‘Seleksi Terbuka jabatan Pimpinan Tinggi Pratama Kepala Perangkat Daerah Pemkot Mojokerto 2021 yang digelar bulan April-Mei lalu.

Secara keseluruhan 62 pejabat eselon II, III dan IV itu akan menempati posisi baru. Beberapa pejabat mendapat promosi dalam gelombang mutasi kedua tahun 2021 ini. Sebagian lainnya hanya bertukar posisi.

Pejabat yang hanya bergeser posisi di antaranya Kabag Ortala Siti Salbiyah. Dia digeser menduduki kursi Kabag Umum. Posisi yang ditinggalkan Siti Salbiyah ditempati Acim Dartasim, yang dipromosikan dari jabatan Kepala Sub Bagian Kinerja dan Reformasi Birokrasi Ortala.

Pergeseran juga dialami Rudi Ismail. Dia digeser sebagai Sekretaris Dinas Pemuda dan Olahraga, dari posisi sebelumnya sebagai Sekretaris Diskominfo. Posisi yang ditinggalkan Rudi Ismail, kini ditempati Agus Triyatno, yang sebelumnya menjabat Kepala Bidang Teknologi dan Informatika Diskominfo.

Sementara posisi Sekretaris Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes PKB) kini dijabat dr. Farida Mariana. Ia mendapat promosi dari posisi sebelumnya sebagai Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit di dinas yang sama. (bid-02)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini