Prestasi prestisius diberikan Kapolda Jatim, Irjen Nanang Avianto, kepada Kapolresta Sidoarjo, Kombes Christian Tobing, Rabu (8/4/2026).

bongkah.id – Di tengah dinamika keamanan yang terus bergerak, Polresta Sidoarjo menorehkan capaian yang patut diperhitungkan.

Pada awal 2026, institusi ini resmi menyabet peringkat pertama dalam pengungkapan kasus terbanyak dalam Operasi Pekat Semeru 2026 sekaligus penyelesaian perkara kejahatan triwulan I di jajaran Polda Jawa Timur.

ads

Kapolda Jatim, Irjen Pol Nanang Avianto, menganugerahkan penghargaan kepada Kapolresta Sidoarjo, Kombes Pol Christian Tobing, dalam kegiatan Analisa dan Evaluasi (Anev) Kamtibmas di Mapolda Jatim, Rabu (8/4/2026).

Capaian itu bukan sekadar angka. Dalam pelaksanaan Operasi Pekat Semeru 2026, Polresta Sidoarjo berhasil mengungkap 77 kasus kriminalitas dengan 81 tersangka diamankan.

Angka tersebut menempatkan Polresta Sidoarjo sebagai salah satu wilayah dengan intensitas pemberantasan penyakit masyarakat paling efektif di Jawa Timur pada awal tahun ini.

Lebih dari itu, keberhasilan tersebut mencerminkan kerja lapangan yang konsisten, terukur, dan berorientasi pada hasil.

Tak berhenti pada pengungkapan, kinerja penyelesaian perkara juga menunjukkan tren yang mengesankan.

Berdasarkan data Anev Kamtibmas, dari total 931 laporan kejahatan sepanjang triwulan pertama 2026, sebanyak 908 kasus atau sekitar 97,53 persen berhasil diselesaikan.

Tingkat crime clearance yang tinggi ini menjadi indikator penting bahwa proses penegakan hukum tidak hanya cepat, tetapi juga tuntas.

Kapolresta Sidoarjo, Christian Tobing, menegaskan bahwa prestasi ini merupakan buah dari sinergi antara personel kepolisian dan masyarakat.

“Keberhasilan ini adalah hasil kerja bersama, baik anggota di lapangan maupun dukungan masyarakat. Kami berkomitmen terus menjaga Sidoarjo tetap aman dan terbebas dari kriminalitas,” ujarnya.

Dengan dua penghargaan peringkat pertama yang diraih, Polresta Sidoarjo berharap mampu menciptakan efek jera bagi pelaku kejahatan sekaligus memperkuat kepercayaan publik.

Penegakan hukum yang transparan dan akuntabel tetap dijadikan prioritas utama sebagai fondasi penting dalam membangun keamanan yang berkelanjutan di Sidoarjo. (anto)

3

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini