Proses pekamakan jenazah yang meninggal karena Covid-19.

Bongkah.id – Jawa Timur masih menduduki puncak peringkat angka kematian tertinggi akibat Covid-19 yakni 3.280 orang per 4 Oktober 2020. Sementara penyebaran virus corona se-Indonesia hingga Kamis (8/10/2020) kembali mencatat rekor baru penambahan kasus harian yaitu 4.850 orang dalam 24 jam terakhir.

Total akumulasi kasus positif  Covid-19 di Indonesia per Kamis (8/10/2020)  mencapai 320.564 kasus. Dari akumulasi itu sebanyak 244.060 dinyatakan sembuh, dan 11.580 meninggal.

Berdasarkan data yang dikutip dari situs Kemenkes, Kamis petang ini, jumlah suspek hari ini mencapai 144.072, sementara jumlah spesimen yang telah diperiksa 43.389.

Sementara itu untuk penambahan kasus sembuh hari ini adalah 3.769 orang, dan yang meninggal bertambah 108.

Pemerintah telah memprioritaskan penanganan Covid-19 di Jawa Timur dan 9 provinsi sejak 14 September 2020. Sepuluh provinsi tersebut yaitu Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Sumatera Utara, Papua, Sulawesi Selatan, Aceh, Bali, dan Kalimantan Selatan.

Priroritas penanganan tersebut diterapkan karena 10 provinsi tadi tercatat angka penularan dan kematian tertinggi akibat Covid-19. Jawa Timur memiliki kasus kematian akibat corona terbanyak hingga 4 Oktober 2020, yakni 3.280 orang.

Disusul Jakarta dengan 1.755 orang. Jawa Tengah di urutan ketiga dengan jumlah kasus kematian akibat corona sebesar 1.444 orang. Kemudian, Jawa Barat mencapai 480 orang dan Sumatera Utara 442 orang.

Satgas Penanganan Covid-19 mengungkapkan data peningkatan kasus positif virus corona di empat provinsi dari 10 prioritas pemerintah. Data tersebut merupakan hasil perbandingan dua minggu terakhir pada 21-27 September 2020 dan 28 September-4 Oktober 2020.

Provinsi dengan kenaikan kasus positif ialah Aceh yang naik 12,2 persen, Bali naik 6,3%, dan Papua dengan kenaikan kasus positif 2,4%. Satu provinsi di pulau Jawa yakni Jawa Tengah juga mencatat kenaikan yaitu 1,3%. Sementara 6 provinsi lainnya mencatat penurunan kasus positif mingguan. Provinsi dengan penurunan tertinggi ada di Sumatera Utara dengan 3,9%. (bid)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here