Polresta Sidoarjo dan Polsek Waru serta Tim Jibom Polda Jatim sedang melakukan olah kejadian di PT Great Wall Stell.

bongkah.id – Ledakan hebat mengguncang lingkungan Jalan Brigjen Katamso, Desa Jati, Sidoarjo, Jawa Timur, Senin (6/4/2026), jam 14.30 WIB.

Sumber ledakan dari pabrik peleburan dan penggulungan baja PT Great Wall Stell (GWS), menyebabkan dua pekerjanya menderita luka dan seorang kernet truk pengiriman yang sedang beristirahat sekitar 100 meter dari lokasi pemotongan, meninggal dunia usai terkena serpihan besi.

ads

Sementara, kerusakan bangunan tercatat terjadi di sejumlah titik. Di kawasan Perumahan Wedoro Regency yang berjarak sekitar 700 meter dari lokasi pabrik, tiga rumah mengalami kerusakan pada bagian atap dan plafon.

Dampak juga terasa hingga ke wilayah Kutisari, Surabaya, di mana dua rumah warga mengalami kerusakan berupa pecahnya kaca jendela dan gangguan pada fitting lampu.

Ledakan diduga terjadi saat proses pemotongan besi tua menggunakan alat las gerinda. Di tengah proses tersebut, material yang dipotong tiba-tiba meledak dan serpihannya menyebar, mengenai para pekerja yang berada di sekitar titik kejadian.

Di tengah situasi tersebut, manajemen PT GWS bergerak cepat. Manager General Affairs perusahaan, Heri Prasetyo, menyatakan bahwa pihaknya siap memikul tanggung jawab penuh atas kerugian yang dialami warga.

Ia menegaskan, perusahaan tidak akan lepas tangan terhadap dampak yang ditimbulkan. Seluruh biaya perbaikan rumah warga yang rusak akan ditanggung, sebagai bentuk komitmen atas insiden yang terjadi.

Untuk mempercepat proses pemulihan, pihak perusahaan juga langsung menjalin koordinasi dengan pemerintah desa setempat.

“Saya sudah meminta bantuan kepala desa untuk segera mendata dan mengidentifikasi kerusakan. Dalam waktu dekat, kami juga akan turun langsung ke lokasi,” ujar Heri.

Menurut Heri, ledakan tersebut berada di luar perkiraan perusahaan. Skala dampaknya yang meluas hingga ke kawasan permukiman menjadi hal yang tidak disangka sebelumnya.

Ledakan ini bukan sekadar peristiwa industri, tetapi juga pengingat akan pentingnya keselamatan dan mitigasi risiko di kawasan yang berdampingan dengan permukiman.

Di tengah puing dan retakan yang tersisa, harapan pemulihan perlahan mulai dibangun bersamaan dengan janji PT GWS untuk memperbaiki apa yang telah rusak. (anto)

5

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini