Karangan bunga untuk mendoakan Habib Rizieq Shihab berjejer di depan RS UMMI Kota Bogor yang merawat pentolan Front Pembela Islam (FPI) tersebut sejak Rabu (25/11/2020) lalu.

Bongkah.id – Direktur Rumah Sakit UMMI Andi Tatat dilaporkan ke Polresta Bogor. Laporan kepolisian ini buntut swab test mandiri terhadap pentolan Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab oleh pihak RS secara diam-diam tanpa konfirmasi ke Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Kota Bogor .

Laporan yang dilayangkan Satgas Covid-19 diterima kepolisian dengan nomor LP/650/XI/2020/JBR/POLRESTA BOGOR KOTA. Dalam laporannya, Satgas menilai, tes usap yang dilakukan RS terhadap Rizieq secara diam-diam dianggap sebagai tindakan menghalangi atau menghambat dalam penanganan wabah Covid-19.

“Kita tidak memperoleh informasi terkait banyak hal. Yang utamanya adalah pelaksanaan swab (Rizieq) itu sendiri. Semestinya, seluruh kegiatan penanganan covid wajib diketahui satgas. Siapa yang melakukan swab, berapa orang. Jadi banyak hal yang tidak disampaikan secara terbuka,” kata Ketua Satgas Bogor Bima Arya, Sabtu (28/11/2020).

Satgas tidak bisa melakukan penelusuran (tracing) pihak-pihak yang memiliki kontak dengan Rizieq untuk mencegah potensi penularan corona. Karena informasi  indikasi paparan virus corona ditutupi oleh RS UMMI.

Sehingga, lanjut Bima, Satgas Covid-19 tidak bisa menjalankan tugas sesuai dengan prosedur penanganan Covid-19. Tindakan RS UMMI melakukan swab terhadap Rizieq diam-diam diduga melanggar pasal yang disangkakan yakni Pasal 14 Ayat 1, 2 UU Nomor 4 Tahun 1984.

“Langkah-langkah kita tentunya harus sesuai hukum. Spiritnya itu adalah memastikan penanganan Covid-19 berjalan dengan maksimal di Kota Bogor. Kita melangkah kewenangan kita, berdasarkan aturan,” tambah Walikota Bogor ini.

Paur Humas Polresta Bogor Kota Ipda Rachmat Gumilar membenarkan adanya laporan tersebut. Saat ini, polisi tengah mempersiapkan administrasi proses penyelidikan untuk memeriksa saksi-saksi terkait laporan polisi yang telah diterima.

“Langkah nya sementara ini, sudah menerima laporan tentunya ya, dari pihak Reskrim sedang menyiapkan administrasi untuk penyelidikan, yang nanti akan memeriksa, memanggil para pihak-pihak terkait,” jelasnya. (bid)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here