warga Jombang saat antusias mengikuti grebek apem di alun-alun Jombang./bongkah.id/Karimatul Maslahah/
warga Jombang saat antusias mengikuti grebek apem di alun-alun Jombang./bongkah.id/Karimatul Maslahah/

Bongkah.id – Warga Kabupaten Jombang berbondong-bondong semarakkan “Grebeg Apem Megengan dalam rangka Tarhib Ramadhan 1446 H”. Tampak lima tumpeng raksasa berisi kue apem berwarna-warni berdiri megah di Alun-alun Jombang sisi barat.

Tumpeng kue apem tersebut ditata rapi dikelilingi jajanan tradisional dan disajikan di nampan nampan besar, tepatnya di depan masjid Agung Baitul Mukminin.

ads

Grebeg Apem, atau yang lebih dikenal dengan Megengan, merupakan tradisi turun-temurun masyarakat Jombang sebagai bentuk ungkapan syukur dan permohonan maaf menjelang bulan Ramadan. Kue apem, yang menjadi simbol utama dalam acara ini, berasal dari kata “afwan” yang dalam bahasa Arab berarti “mohon maaf.”

Tradisi ini mengandung nilai spiritual dan sosial yang mendalam, mengingatkan umat Islam untuk membersihkan hati, memohon ampunan kepada yang maha kuasa, dan saling memaafkan antar sesama sebelum memasuki bulan suci.

Wakil Bupati Jombang, Salmanudin Yazid mengingatkan masyarakat untuk menjaga kekhidmatan ibadah selama Ramadan, tidak membunyikan petasan atau melakukan konvoi berlebihan, saling menghormati, dan meningkatkan kepedulian sosial dengan memperbanyak zakat, infaq, dan sedekah.

“Mari kita saling menghormati baik yang melaksanakan ibadah puasa maupun yang belum bisa menjalankan puasa di bulan Ramadhan, serta meningkatkan kepedulian sosial dengan memperbanyak zakat, infaq dan sedekah,” ujarnya, Rabu (26/2/2025).

Ia berkomitmen, akan menciptakan suasana yang kondusif si tengah masyarakat Jombang saat bulan ramadan khususnya.

“Pemerintah Kabupaten Jombang berkomitmen untuk menciptakan suasana Ramadan yang aman dan nyaman, dan mengajak masyarakat untuk turut serta menjaga ketertiban dan keamanan di lingkungan masing-masing,” tambahnya.

Acara Grebeg Apem ini diharapkan dapat terus dilestarikan sebagai warisan budaya yang memperkuat kebersamaan dan persatuan masyarakat Jombang.

“Mari kita sambut bulan Ramadhan ini dengan hati yang bersih dan niat yang tulus. Semoga ibadah kita diterima oleh Alloh SWT, kita semua diberi kesehatan serta kekuatan untuk menjalankan puasa Ramadhan dengan sebaik baiknya,” pungkasnya. (ima/sip)

23

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini