Pasar takjil , salah satu pemberdayaan karang taruna mandiri.

bongkah.id – Pemerintah Kota Surabaya menyiapkan dana Rp 5 juta per bulan untuk setiap RW, khusus bagi Generasi Z (Gen Z) yang memiliki program produktif dan berdampak langsung bagi masyarakat.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menegaskan, bantuan tersebut bukan uang cuma-cuma. Setiap kelompok Gen Z atau Karang Taruna wajib mengajukan proposal kegiatan yang jelas manfaatnya.

ads

“Proposalnya itu kegiatan yang ada manfaatnya untuk Karang Taruna dan Gen Z di setiap RW. Kalau ada manfaatnya dan bisa dirasakan langsung, uangnya dicairkan.

Tapi kalau hanya seremonial dan tidak ada manfaatnya, nggak akan kita kasih,” tegas Eri.

Seleksi proposal dilakukan di tingkat kecamatan agar sesuai kebutuhan wilayah. Program ini telah berjalan sejak Januari 2026.

RW yang belum mengajukan proposal tetap bisa menggabungkan anggaran bulan berikutnya untuk kegiatan yang lebih besar dan berkelanjutan.

Eri menambahkan, tujuan utama program adalah melatih Gen Z memiliki visi dan perencanaan usaha.

“Saya ingin Gen Z punya pandangan dan rencana. Jangan sampai dikasih duit lalu habis tanpa manfaat. Kita latih mereka agar bisa menjadi wiraswasta,” ujar Eri, Rabu, 18 Februari 2026.

Pemkot juga menggandeng pelaku usaha hotel, restoran, dan kafe (Horeka) untuk menyerap produk kampung hasil program tersebut.

Secara edukatif, kebijakan ini mendorong anak muda belajar menyusun proposal, mengelola anggaran, serta membangun usaha berbasis komunitas.

Hal ini membuktikan bahwa pemberdayaan bukan sekadar bantuan, melainkan proses pembentukan kemandirian ekonomi. (kim)

1

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini