Takmir masjid An-Na'im, Abdul Karim Maimunah saat melihat detail bentuk batu bata kuno yang sempat dijadikan konstruksi tiang dan pondasi masjid di Desa Mayangan, Kecamatan Jogoroto, Kabupaten Jombang, Sabtu (22/7/2023).

Bongkah.id – Banyak kisah yang menarik di balik perjuangan pembabat Desa Mayangan Kecamatan Jogoroto, Kabupaten Jombang, Jawa Timur. Perjuangannya dalam menyebarkan agama islam ternyata meninggalkan jejak seperti masjid An-Na’im Mayangan.

Sebagian masyarakat belum tahu kalau konon konstruksi bagian tiang dan pondasi Masjid An-Na’im dibangun dari batu bata kuno. Seiring berjalannya waktu, tempat ibadah umat Islam itu direnovasi menjadi lebih baik oleh masyarakat sekitar.

ads

Batu bata kuno yang diduga bekas bangunan masjid lama itu baru ditemukan saat masyarakat sekitar menggali septic tank untuk kebutuhan renovasi kamar mandi Masjid An-Na’im.

“Batu bata kuno kita temukam dalam satu tempat tapi tidak membentuk struktur bangunan, jadi diduga kuat sisa bangunan masjid lama yang dikumpulkan disitu,” ujar Abdul Karim Maimunah takmir masjid An-Na’im, Sabtu (22/7/2023).

Batu bata kuno yang ditemukan pada kedalam 1,75 meter dan memiliki ukuran panjang 25 centimeter serta lebar 20 centimeter itu diperkirakan kuat sisa bangunan masjid kuno yang didirikan oleh tokoh pembabat alas di Desa Mayangan.

“Karena pada akhir tahun 1800 atau awal 1900 ada sesepuh disini yakni mbah kampil atau mbah hafidz yang menjadi tokoh babat alas di sini sekaligus tokoh penyebar islam disini,” jelas dia.

Dengan adanya temuan batu bata kuno tersebut, pihaknya beserta masyarakat sekitar akan menggali seluruhnya. “Rencana kita gali semua kemudian kita letakkan diatas sumur lama barangkali ada yang meneliti lebih lanjut,” pungkasnya. (ima)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini