
bongkah.id – Deru mesin jahit, kilau alat facial ultrasonic, dan ketegangan yang terjaga rapi di ruang praktik menjadi saksi keberhasilan SMKN 1 Sooko dalam ajang Lomba Kompetensi Siswa (LKS) Mojokerto Raya 2026, paro Februari silam.
Sekolah vokasi ini kembali menorehkan prestasi dengan memborong sejumlah gelar juara di berbagai bidang lomba.
Pada cabang Fashion Technology, Juara 1 diraih Yuni Ayunda dari SMKN 1 Sooko, sedangkan Juara 2 diraih Liliana Dwi E dari SMKN Jatirejo.
Di bidang Beauty Therapy, Juara 1 diraih Jadidah Vania R dari SMKN 1 Sooko, disusul Juara 2 Bunga Cinta H dari SMKN Pungging.
Tak hanya itu, pada kompetensi Billingual Secretary, Juara 1 diraih Nur Istiwomah dari SMKN 1 Sooko.
Sementara di bidang Accounting, Anggita Marcela Dwi dari SMKN 1 Sooko berhasil meraih Juara 2.
Rangkaian kemenangan tersebut memperkuat posisi SMKN 1 Sooko sebagai salah satu sekolah kejuruan unggulan di Mojokerto Raya, sekaligus membuka peluang melangkah ke tingkat provinsi.
Kompetisi Berbasis Standar Profesional
Pada bidang Fashion Technology, peserta ditantang membuat dress dengan lengan puff Thailand atau gaya Bangkok bertema “Dramatic Feminine.”
Proses penilaian meliputi kreativitas desain, akurasi pola, teknik jahit, hingga kualitas detail akhir yang mencerminkan standar industri fashion.
Sementara itu, pada cabang Beauty Therapy, aspek penilaian mencakup Advanced Facial Treatment with Ultrasonic serta body treatment.
Kompetensi ini menuntut presisi teknik, standar kebersihan tinggi, serta kemampuan pelayanan profesional.
Kurnia, guru sekaligus Humas SMKN 1 Sooko, menegaskan bahwa LKS menjadi tolok ukur kualitas pembelajaran di sekolah vokasi.
“LKS ini bukan hanya soal piala. Ini pembuktian bahwa kompetensi anak-anak kami sesuai dengan kebutuhan industri,” kata Kurnia didampingi Bu Endang, pengajar setpat.
Ia menambahkan, sekolah memberikan pembinaan intensif sebelum lomba digelar. “Kami menyiapkan mereka bukan hanya secara teknis, tetapi juga mental. Target kami jelas, bisa menembus tingkat nasional,” tambahnya.
Inspirasi dari Ruang Praktik
Ajang LKS merupakan bagian dari strategi nasional peningkatan mutu lulusan SMK agar lebih siap kerja dan berdaya saing.
Bidang fashion dan kecantikan sendiri termasuk sektor industri kreatif yang terus berkembang pesat di Indonesia, seiring meningkatnya kebutuhan pasar terhadap jasa profesional.
Keberhasilan ini tidak datang secara instan. Latihan berulang, evaluasi ketat, dan pendampingan guru menjadi fondasi utama.
Dari ruang praktik itulah para siswa belajar tentang ketekunan, disiplin, dan keberanian tampil. Prestasi di tingkat Mojokerto Raya menjadi langkah awal menuju seleksi provinsi pada April mendatang.
Bagi SMKN 1 Sooko, kemenangan ini bukan sekadar catatan lomba, melainkan bukti komitmen mencetak generasi muda terampil, kreatif, dan siap menjawab tantangan dunia kerja.
Dari Sooko, pesan itu kembali ditegaskan: pendidikan vokasi adalah jalan nyata menuju masa depan profesional yang gemilang. (kim)



























