Bupati Mojokerto Muhammad Al Barra saat melakukan pengecekan pasukan Operasi Ketupat Semeru 2025 di Mapolres Mojokerto, Kamis (20/3/2025).
Bupati Mojokerto Muhammad Al Barra saat melakukan pengecekan pasukan Operasi Ketupat Semeru 2025 di Mapolres Mojokerto, Kamis (20/3/2025).

Bongkah.id – Puncak arus mudik Lebaran Idul Fitri 1446 hijriah diperkirakan akan terjadi pada tanggal 28-30 Maret 2025. Sedangkan puncak arus balik diperkirakan pada 5-7 April.

Hal ini diungkapkan Bupati Mojokerto Muhammad Al Barra atau yang akrab disapa Gus Barra, saat memimpin apel gelar pasukan Operasi Ketupat Semeru, Kamis (20/3/2025).

ads

Apel yang digelar serentak di seluruh Indonesia ini bertujuan memastikan kesiapan personel dan sarana prasarana, sekaligus memperkuat sinergi dengan para pemangku kepentingan terkait.

Gus Barra memaparkan hasil survei Kemenhub RI yang menunjukkan potensi pergerakan masyarakat mencapai 52 persen dari populasi Indonesia, atau sekitar 146,48 juta orang.

“Operasi ini melibatkan 155.165 personel gabungan yang ditempatkan di 5.784 pos di seluruh Indonesia,” kata Gus Barra membacakan pesan Kapolri Listyo Sigit Prabowo.

Pos-pos tersebut terdiri dari 3.772 pos pengamanan, 1.532 pos pelayanan, dan 450 pos terpadu. Lokasi pengamanan meliputi masjid, tempat salat Idul Fitri, objek wisata, pusat perbelanjaan, terminal, pelabuhan, stasiun, dan bandara.

Selain pengamanan lalu lintas, Gus Barra menyoroti pentingnya stabilitas harga bahan pokok dan ketersediaan BBM.

“Kami akan memantau ketersediaan dan distribusi barang agar tetap lancar, serta menindak tegas pelaku penimbunan,” tegasnya.

Orang nomor satu di lingkup Pemkab Mojokerto ini juga menekankan pentingnya pelayanan yang ramah dan humanis selama operasi.

Personel diimbau memberikan edukasi kepada pengemudi, memeriksa kesehatan pengemudi dan kondisi kendaraan, serta menjaga kesiapan rambu-rambu dan lampu penerangan. Penempatan personel di titik rawan kecelakaan juga menjadi prioritas.

“Optimalkan pelayanan 110 untuk pengaduan dan pelaporan darurat, baik terkait gangguan keamanan maupun kemacetan di jalur mudik,” tegas Gus Barra.

Karena operasi ini menurutnya bertujuan menjamin keamanan, ketertiban, dan kelancaran dalam pengamanan mudik dan Perayaan Idul Fitri.

Operasi Ketupat 2025 ini mengusung sandi ‘Ketupat 2025’ dengan tagline ‘Mudik Aman, Keluarga Nyaman’. Operasi ini dijadwalkan berlangsung mulai 23 Maret hingga 8 April 2025 untuk 8 Polda prioritas, sementara untuk 28 Polda lainnya berlangsung pada 26 Maret hingga 8 April 2025. (sip)

6

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini