Kapal Angkatan Laut Rajegwesi Perkuat Pangkalan TNI AL Banyuwangi
KRI Rajegwesi Perkuat Pangkalan TNI AL di Banyuwangi

bongkah.id – Kapal Angkatan Laut (KAL) Rajegwesi kini resmi perkuat pangkalan TNI AL Banyuwangi. Kapal patroli yang dilengkapi senapan mesin berat kaliber 20 mm dan 12,7 mm ini, disiapkan untuk mendukung keamanan teritorial laut wilayah. Patrolinya dari laut wilayah Probolinggo, Jember, hingga perairan Banyuwangi.

Prosesi penyambutan KAL Rajegwesi yang mampu melaju hingga kecepatan 28 knot itu disaksikan Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas mendampingi Komandan Pangkalan TNI AL Banyuwangi Letkol Laut (P) Joko Setiyono, Kamis (18/06/2020).

Terlihat hadir pula Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol  Arman Asmara Syarifuddin dan Komandan Kodim 0825 Letkol (Inf) Yuli Eko Purwanto.

“Kami bersyukur pimpinan AL mempercayakan tambahan alutsista KAL Rajegwesi ini ke Lanal Banyuwangi. Kehadiran alutsista jenis kapal patroli ini kian memperkuat Lanal Banyuwangi dalam bertugas mengamankan wilayah laut mulai Probolinggo, Jember hingga perairan Banyuwangi sebagai teritorial NKRI,” kata Joko Setiyono dalam keterangan tertulis yang diterima bongkah.id, Jumat (19/06/2020).

Sebagai institusi yang bertugas dalam pertahanan negara, menurut alumni Akademi Angkatan Laut (AAL) Angkatan 45 ini, TNI Angkatan Laut memerlukan alat utama sistem senjata (alutsista) yang mumpuni. Untuk menegakkan kedaulatan dan hukum di laut teritorial NKRI.

Dengan fungsi sebagai kapal patroli, diakui, KAL Rajegwesi memiliki spesifikasi panjang 28,98 meter, lebar 6,2 meter, dan berat 90 ton. Kapal ini memiliki kecepatan maksimal 28 knot, kecepatan jelajah 18 knot. Energi penggeraknya memanfaatkan mesin diesel generator 2 Perkins PDM 63, dengan diesel generator darurat 1 Perkins PDM TGM 422.

Kapal yang diawaki 15 personel ini mampu berlayar selama tiga hari tanpa bekal ulang. Persenjataan yang diusung, berupa Senapan Mesin Berat (SMB) kaliber 20 mm dan kaliber 12,7 mm.

“Dengan spesfikasi tersebut, kapal ini akan mampu mendukung tugas kami, khususnya bila ada kejadian urgent yang membutuhkan penanganan cepat. Mulai hari ini resmi dapat digunakan,” ujarnya.

Adapun nama Rajegwesi,  dikatakan, diambil dari nama salah satu pantai di pesisir selatan Banyuwangi. Pantai tersebut merupakan salah satu lokasi kekuatan pertahanan laut tentara Jepang.

Kata Rajegwesi diambil dari bahasa Jawa. Kata Rajeg berarti tiang panjang. Sering disebut pagar. Wesi artinya besi. Arti kata Rajegwesi itu pagar besi.

Sementara itu, Bupati Abdullah Azwar Anas mengatakan, pemkab turut bangga dengan hadirnya KAL Rajegwesi yang menjadi armada baru di Lanal Banyuwangi. Ia berharap armada baru ini akan menambah kekuatan dan kesiapan Lanal dalam mengantisipasi kemanan di perairan laut Banyuwangi.

“Tentunya kami turut gembira dengan adanya KAL Rajegwesi ini. Semoga kapal ini dapat menjalankan fungsinya guna mendukung keamanan daerah dengan optimal,” tuturnya.

Sebagai informasi, KAL Rajegwesi dengan nomor lambung II-5-40 ini, merupakan salah satu alutsista baru. Diproduksi PT Steadfast Marine Tbk yang berkantlr di Jl. Khatulistiwa, Batulayang, Pontianak, Kalbar.

KAL Rajegwesi memiliki saudara kembar. Diberi nama KAL Anyer dengan  nomor lambung I-3-64. Keduanya dilepas Komandan Pangkalan Utama Angkatan Laut (Lantamal) XII Pontianak Laksma TNI Agus Hariadi pada 11 Juni lalu. KAL Rajegwesi dikirim ke Pangkalan Angkatan Laut (Lanal) Banyuwangi dan KAL Anyer menuju Lanal Banten.

Sedangkan penyerahan kedua kapal patroli tersebut dari PT Steadfast Marine Tbk pada TNI AL, berlangsung 16 Desember 2019 di Dermaga Jeruju, Lantamal XII Pontianak, Kalimantan Barat. Keduanya diterima KSAL (Kepala Staf Angkatan Laut) Laksamana TNI Siwi Sukma Adji. (rim)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here