Penampakan megah kapal perang Arrowhead 140 atau Frigat Type 31 yang dibeli Kementerian Pertahanan RI dari Babcock International Inggris.

Bongkah.id – Kementerian Pertahanan RI resmi membeli dua unit kapal perang Arrowhead 140 dari Inggris. Armada perang baru Angkatan Laut RI itu akan dibangun di galangan PT PAL Indonesia (Persero) di Surabaya, Jawa Timur. Seperti apa spesifikasi kapal perang seharga 240 juta Poundsterling per unit atau setara Rp 4.906.985.397.500 tersebut?

PT PAL mendapatkan lisensi dari Babcock Internasional pada pameran DSEI di London, Inggris (16/9/2021). Penandatanganan lisensi Frigat Type 31 atau Arrowhead 140 dilakukan di atas kapal HMS Argyll, oleh Chief Executive Officer (CEO) Rosyth Royal Dockyard Ltd (Babcock) International David Lockwood dan Direktur Utama PT PAL Kaharuddin Djenod.

ads

“Ini adalah hari yang membanggakan bagi tim Babcock dan PT PAL, karena kami menandatangani lisensi desain dengan PT PAL untuk dua fregat baru bagi Angkatan Laut Indonesia,” kata CEO Babcock International David Lockwood.

Menteri Pertahanan Indonesia, Prabowo Subianto, Menteri Pertahanan Inggris, Rt Hon Ben Wallace MP juga hadir langsung menyaksikan acara tersebut.

PT PAL melalui laman resminya di media sosial instagram menyebutkan beberapa spesifikasi dari kapal perang Arrowhead 140 atau kapal Frigat Type 31 ini. Kapal perang yang juga disebut Frigat Type 31 ini akan mengusung Main Engine dengan spesifikasi 4 x 9.100 kW.

Adapun dengan pasokan tenaga ini kapal perang Arrowhead 140 atau kapal Frigat Type 31 tersebut, diperkirakan mampu memacu kapal dengan maximum speed sampai dengan 28 knot dengan kondisi MCR (full boad).  Sementara Endurance kapal perang Arrowhead 140 atau kapal Frigat Type 31 akan ada pada kisaran 18 knot sebesar 9.000 NM.

Kapal perang yang dibeli dari Inggris itu juga akan dilengkapi dengan Diesel Generator 4×1360 kW dan emergency D/G 1X180 kW. Untuk kemudahan manuver, kapal perang Arrowhead 140 atau kapal Frigat Type 31 akan ini dilengkapi dengan  Bow Thruster sebesar 925 kW.

Selanjutnya, PT PAL menyebutkan rencananya, pembangunan kapal perang Arrowhead 140 atau kapal Frigat Type 31akan dikerjakan dalam kurun waktu 69 bulan. Artinya paling cepat penyerahan kapal perang Arrowhead 140 atau kapal Frigat Type 31 ini baru akan dilakukan pada 2026-2027 mendatang.

Untuk sistem persenjataan, kapal perang Arrowhead 140 akan dilengkapi dengan rudal sebagai bentuk sistem pertahanan udara. Spesifikasinya meliputi peluncur rudal vertikal jarak sedang (Vertical launcher missile surface to air medium range) 3 × 8 cells yang akan disematkan di kapal perang Arrowhead 140 atau kapal Frigat Type 31.

“Frigate adalah jenis kapal perang ringan dengan kecepatan tinggi dan kemampuan manuver yang dilengkapi teknologi militer canggih terkini,” kata legislator Fraksi Partai Gerindra DPR RI Sufmi Dasco Ahmad dalam keterangannya, Sabtu (18/9/2021).

Selain itu kapal perang Arrowhead 140 atau kapal Frigat Type 31 juga akan mengangkut  juga peluncur rudal vertikal ke udara dengan jarak jauh (Vertical launcher Missile Suraface to Air Long range) 4×8 cells,

Tidak hanya itu, kapal perang Arrowhead 140 atau kapal Frigat Type 31 juga dilengkapi dengan peluncur rudal vertikal ke permukaan dengan jarak jauh (Vertical launcher missile surface to surface long range) 2×8 cells yang mana akan dilakukan proses pemasangan dengan sistem Fit For But Not With (FFBNW).

“Yakinlah angkatan laut China akan gemetar melihat Frigate tipe Arrowhead 140 berpatroli di lautan Indonesia, dan akan berpikir dua kali untuk wara wiri di lautan Natuna lagi,” tukas Dasco.

Bukan hanya onderdil , dalam Licence Agreement disebutkan bahwa Babcock selaku Penyedia Desain juga merestui PT PAL untuk membangun dua kapal perang Frigat Type 31 atau frigat Arrowhead 140 di Indonesia dengan modifikasi desain khusus untuk TNI AL. Meski begitu, komponen kapal pada kapal perang Frigat Type 31 atau frigat Arrowhead 140 ini sepenuhnya tetap akan di datangkan dari Babcock Inggris.

Pihak Babcock menyebutkan desain kapal perang Frigat Type 31 atau frigat Arrowhead 140 ini dapat dikonfigurasi untuk memenuhi berbagai persyaratan TNI-AL. Desain untuk produk ekspor Babcock mudah dialihkan sehingga dapat menyesuaikan dengan kebutuhan pelanggan.

Selanjutnya tim Babcock International akan bekerja dengan tim PT PAL di Indonesia, untuk membuat frigat Arrowhead 140 atau Frigat Type 31 agar bisa dibangun di Indonesia. David juga menegaskan Arrowhead 140 atau Frigat Type 31 ini pengerjaanya oleh tenaga kerja lokal Indonesia, sehingga berkontribusi langsung pada nilai sosial dan ekonomi komunitas pembuat kapal bagi negara yang berdaulat secara keseluruhan. (bid)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini