Presiden Joko Widodo ketika memimpin rapat terbatas penanganan Covid-19 dan penerapan protokol kesehatan dalam tatanan new normal.

Bongkah.id – Presiden Joko Widodo (Jokowi) mulai mundur dalam upaya mengejar investasi swasta untuk membangkitkan perekonomian di Indonesia. Jokowi menegaskan investasi tak bisa diandalkan lagi dalam situasi pandemi Covid-19 seperti ini

Hal ini disampaikan Presiden Jokowi kepada para kepala daerah dalam rapat terbatas terkait percepatan penyerapan anggaran pendapatan dan belanja Daerah (APBD) 2020 di Istana Bogor, Jawa Barat, Rabu (15/7/2020). Mantan Gubernur DKI Jakarta itu menyatakan, pemerintah tidak bisa lagi mengharapkan investasi untuk mendorong pertumbuhan ekonomi.

“Kita tidak bisa mengharapkan lagi yang namanya investasi, itu pasti minus pertumbuhannya,” kata Jokowi saat rapat terbatas di Istana Bogor, Jawa Barat, Rabu (15/7/2020).

Jokowi mencontohkan, kredit perbankan pada saat normal bisa mencapai 13 persen. Tapi dalam kondisi krisis pandemi seperti sekarang ini, capaian angka dua digit tidak mungkin bisa diharapkan lagi.

Karena itu, Jokowi meminta para kepala daerah segera membelanjakan anggaran. Menurutnya, cara ini lebih tepat dilakukan untuk menstabilkan perekonomian.

“Kalau ekonomi di provinsi Bapak-Ibu semuanya ingin cepat pulih, belanjanya semuanya harus dipercepat. Jangan ditunda-tunda. Sekali lagi, nggak bisa lagi kita mengharapkan investasi, swasta,” ungkap Jokowi seperti dikutip dari dari Setkab.go.id.

“Saya berharap, belanja-belanja yang ada ini, harus dipercepat. Karena itu akan menaikkan konsumsi domestik kita, konsumsi rumah tangga kita yang di kuartal kedua ini turun, anjlok,” demikian Presiden Jokowi. (bid)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here