Bencana banjir dan tanah longsor yang menerjang 6 desa di Kabupaten Pacitan, Jawa Timur, tahun 2020 lalu.

Bongkah.id – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memberlakukan level siaga bencana hidrometeorologi untuk empat wilayah, yakni DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat dan Jawa Timur. Kempat wilayah tersebut berpotensi mengalami banjir, banjir bandang dan tanah longsor akibat cuaca ekstrem selama tiga hari ke depan.

Deputi Bidang Meteorologi BMKG Guswanto mengatakan, potensi bencana tersebut merujuk data Prakiraan Cuaca Berbasis Dampak (IBF-Impact Based Forecast) untuk tanggal 15 September 2021. Informasi wilayah terdampak lebih spesifik hingga level kecamatan, menurutnya, dapat diakses di https://signature.bmkg.go.id/.

ads

“Kami mengimbau masyarakat terutama di wilayah rawan bencana hidrometeorologi agar tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem pada periode sepekan ke depan,” kata Guswanto di Jakarta, Selasa (14/9/2021)

Guswanto menjelaskan, cuaca ekstrim yang bisa terjadi selama tiga hari ke depan antara lain hujan secara sporadis, lebat, dan durasi singkat, disertai petir dan angin kencang, bahkan hujan es. Menurutnya, fenomena alam itu berpotensi menimbulkan bencana hidrometeorologi berupa banjir, banjir bandang, tanah longsor, angin kencang, dan puting beliung.

Potensi hujan lebat dapat disertai kilat, petir, angin kencang dalam periode 13 hingga 20 September 2021 juga potensi terjadi di Provinsi Aceh, Sumatra Utara, Sumatra Barat, Bengkulu, Riau, Kepulauan Riau, Jambi, Sumatra Selatan, Kepulauan Bangka Belitung, Lampung. Kemudian Banten, Jawa Barat, DKI Jakarta, Jawa Tengah, Yogyakarta, Jawa Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Sulawesi Utara,Maluku Utara,Maluku,Papua Barat, dan Papua.

“Dari total 342 Zona Musim (ZOM) di Indonesia, sesuai dengan prediksi sebelumnya di bulan Agustus yang lalu, sebanyak 14,6% akan mengawali musim hujan maju di bulan September 2021 ini. Meliputi Sumatra bagian tengah dan sebagian Kalimantan,” terangnya

Kemudian 39,1% wilayah pada Oktober 2021, meliputi Sumatra bagian selatan, sebagian besar Kalimantan, Sulawesi, Jawa, dan Bali. Sementara itu, sebanyak 28,7% wilayah lainnya pada November 2021, meliputi sebagian Lampung, Jawa, Bali – Nusa Tenggara, dan Sulawesi. (bid)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini