Sukarti (50), salah satu korban sengatan Tawon Vespa yang sudah pulang ke rumah usai menjalani perawatan intensif di RSUD Jombang, Minggu (10/12/2023).

Bongkah.id – Kepolisian turun tangan menyelidiki peristiwa serangan Tawon Vespa yang mengakibatkan satu balita meninggal dunia dan dua perempuan terluka. Polisi berkoordinasi dengan BPBD dan Ketua RW setempat untuk mengusir kawanan lebah yang mengamuk itu.

Kapolsek Kesamben, AKP Achmad, mengatakan, tengah menyelidiki kasus meninggalnya balita usia 3,5 tahun, Diva Elsahada Putri Prasetya, usai mendapat sengatan Tawon Vespa. Pihaknya telah mendatangi TKP mengumpulkan bahan keterangan dan warga.

ads

“Kami mendatang lokasi kejadian untuk mengetahui apakah ada unsur pidananya dari peristiwa ini. Kita juga koordinasi dengan BPBD untuk mengatasi kawanan tawon itu,” kata Achmad, Minggu (10/12/2023).

Achmad menjelaskan bahwa saat ini rumah tawon Vespa yang berukuran diameter 50 sentimeter masih ada di kebun bambu warga. Pihaknya sudah mengecek sarang tawon di lokasi kejadian dan mengusulkan kepada Ketua RW setempat untuk menyingkirkannya secara manual.

“Kita usulkan ke Pak RW agar dilakukan pengusiran kawanan tawon dengan menggunakan asap. Insya Allah akan pergi sendiri nanti tawonnya,” tegas dia.

Seperti diberitakan, kawanan tawon mengamuk menyerang satu keluarga di Dusun Ngemplak, Desa Podoroto, Kecamatan Kesamben, Kabupaten Jombang, Jawa Timur. Korban adalah baita berusia  3,5 tahun yang akhirnya meninggal dunia serta ibu dan neneknya mengalami luka sehingga dirawat di RSUD Jombang.

Baca: Kawanan Tawon Serang Satu Keluarga di Jombang, Balita 3,5 Tahun Meninggal Dunia

Achmad mengungkapkan, kondisi dua korban luka berangsur mulai membaik. Menurut dia, ssalah satunya, Sukarti (50) sudah diperbolehkan pulang setelah menjalani perawatan secara intensif.

“Nenek korban (Sukarti) alhamdulilah tertolong karena tidak terlalu parah, dan hari ini sudah boleh pulang. Sedangkan Sumilah (37) masih dirawat di RSUD Jombang,” ungkap Achmad.

Ketua RW Dusun Ngemplak, Desa Podoroto, Kamim (57), menjelaskan, peristiwa naas yang dialami tiga perempuan itu terjadi pada hari Kamis 7 Desember 2023, sekitar sekitar 13.00 WIB. Ketiga korban saat itu sedang berjalan kaki melewati kebun yang dihuni sarang Tawon Vespa.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini