Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati meninjau masakan kreasi siswa kelas XI Jurusan Tata Boga, SMKN 1 Dlanggu dalam ujian kompetensi keahlian (UKK), Rabu (9/3/2022).

Bongkah.id – Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati berbahagia dapat langsung menyaksikan unjuk kemampuan para siswa dalam mengikuti ujian kompetensi keahlian di bidang tata boga. Ia berpesan agar para siswa terus mengasah skill mereka dan menambah pengalaman di bidang kuliner, terutama menyangkut proyeksi bisnisnya.

Bupati Ikfina memantau Uji Kompentensi Keahlian (UKK) Tahun 2022 di SMKN 1 Dlanggu, Jalan Jendral Ahmad Yani No.17 kedunglengkong Kecamatan Dlanggu, Kabupaten Mojokerto, Rabu (9/3/2022).
Sebanyak 102 siswa dari kelas XII, Jurusan Tata Boga mengikuti UKK, yang meliputi ujian paket pembuatan makanan kontinental, makanan Indonesia, produk olahan pastry, produk olahan bakery, dan pelayanan makanan minuman.

ads

“Ini sangat luar biasa dan saya sangat bahagia menyaksikan unjuk kebolehan para siswa dalam kemampuan menyusun, merencanakan, memasak, dan menyajikan makanan,” tuturnya.

Dalam kesempatan itu, Bupati Ikfina bersama kepala Dinas Pendidikan serta Forkopimca Dlanggu berkesempatan menyaksikan dan menikmati hidangan hasil kreasi siswa. Salah satu yang menarik perhatian  adalah masakan yang dibuat Nahrul Wahyu Pamungkas, peraih peringkat pertama LKS SMK lomba bidang Restaurant Services.

Ikfina mengatakan, para siswa dapat terus mengembangkan skill dalam mengolah masakan yang lezat dan mampu bersaing dalam bisnis kuliner. Oleh karena itu, ilmu terkait pengemasan produk, pemasaran dan pengembangan usaha kuliner termasuk hal yang harus dikuasai dalam bidang tata boga.

“Tetap semangat, tetap berlatih dan selalu improvisasi sehingga kalian  mendapatkan pengakuan sampai mana keahlian yang dimiliki, karena dengan menambah skill dan pengalaman anda dapat mengembang dari sisi ekonomi dan juga dapat membahagiakan seseorang dari makanan yang disajikan,” jelasnya.

Selanjutnya, ikfina juga berharap, agar kedepannya Kabupaten Mojokerto bisa berbenah untuk mempercantik dan meningkatkan kualitas pariwasita yang ada di Kabupaten Mojokerto. Menurutnya, dalam hal pariwisata, pasti tidak lepas dengan kuliner, sehingga hal ini bisa di manfaatkan oleh para siswa.

“Pariwisata tidak akan pernah meninggalkan kuliner, karena kuliner kebutuhan utama. Kita juga punya pasar dan wisata yang memiliki potensi yang luar biasa. Sehingga in dapat dimaanfatkan oleh kalian semua menjadi potensi mengembangkan wisata yang ada di Kabupaten Mojokerto,” jelasnya. (bid)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini